Bikin UEFA Naik Pitam, Ini 12 Tim Penggagas European Super League

Dunia sepakbola tiba-tiba riuh pada Minggu (18/4/2021) malam setelah 12 tim dari tiga liga top Eropa resmi meluncurkan kompetisi European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.

European Super League adalah konsep kompetisi antark klub-klub ‘besar’ Eropa yang mempertemukan tim-tim juara dari berbagai negara di Benua Biru.

Ajang ini jadi kontroversi karena secara tak langsung menjadi tandingan dari Liga Champions, kompetisi antar benua Eropa yang telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun.

Hal itu bikin UEFA dan federasi sepakbola negara-negara Eropa khususnya FA dan Premier League, RFEF dan La Liga, FIGC dan Serie A, naik pitam hingga membuat rilis resmi tentang ketidaksetujuan dan ancaman sanksi bagi 12 klub pendiri.

Baca Juga:
Terakhir 2017, Paul Pogba Rindu Menangi Trofi Bersama Manchester United

Wacana menggelar ESL dikabarkan muncul karena kekecewaan klub-klub kaya Eripa dengan pendapatan yang dihasilkan dari mengikuti ajang Liga Champions.

Di sisi lain, sebagaimana dilansir laman resmi European Super League, ESL akan dijadikan solusi dari krisis finansial yang menghantam banyak klub sepakbola akibat pandemi Covid-19.

Florentino Perez selaku Presiden Real Madrid yang juga merupakan Ketua pertama dari ESL menyebut ajang ini akan membantu keberlangsungan industri sepakbola.

“Kami akan membantu sepakbola di setiap level dan membawanya ke tempat yang selayaknya di dunia,” kata Perez.

“Sepakbola adalah satu-satunya olahraga global di dunia dengan lebih dari empat miliar penggemar dan tanggung jawab kami sebagai klub besar adalah menanggapi keinginan mereka.”

Baca Juga:
Tekuk Genoa di San Siro, AC Milan Pangkas Jarak dengan Inter

Lalu siapa saja 12 klub penggagas ESL ini, berikut rinciannya:

  • «
  • 1
  • 2
  • »