BIN Operasikan Laboratorium Berjalan Deteksi Covid-19, Ini Spesifikasinya

BIN Operasikan Laboratorium Berjalan Deteksi Covid-19, Ini Spesifikasinya


Upaya mempercepat penanganan pandemi global Corona Virus Disease atau Covid-19 terus dilakukan Indonesia. Salah satunya adalah menggelar pemeriksaan di lokasi selain rumah sakit atau klinik rujukan. Bentuknya bisa berupa drive through atau drive thru layanan pengetesan. Atau memfungsikan kendaraan roda empat sebagai wahana mobil test Covid-19.

Dikutip dari kantor berita Antara, Badan Intelijen Nasional atau BIN memiliki laboratorium berjalan atau mobile laboratorium yang siap beroperasi di tengah masyarakat. Spesifikasinya commercial vehicle Hino 300, jumlahnya mencapai empat unit dengan kapasitas uji terhadap warga yang berisiko terpapar Covid-19 di Jakarta sebanyak 1.248 sampel per hari.

Warga mendaftar test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mendaftar test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

Komjen Polisi Bambang Sunarwinowo, Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) memaparkan bahwa salah satu keandalan atau keunggulan mobile laboratorium itu adalah kemampuan memeriksa warga dengan metode molekuler atau Polymerase Chain Reaction (PCR), yang memiliki akurasi tinggi terhadap Covid-19.

“Sehingga, bisa mendeteksi warga terjangkit Covid-19 atau tidak,” demikian menurut keterangan tertulisnya sebagaimana diterima kantor berita Antara di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Dalam tes PCR ini, disebutkan bahwa laboratorium berjalan ini mampu mendeteksi 70 hingga 100 persen Virus Corona jenis baru, dan diprioritaskan bagi warga yang berisiko terpapar Covid-19. Kecanggihan laboratorium berjalan tadi juga disebutkan telah memenuhi standar kesehatan, dilengkapi peralatan canggih seperti Bio Safety Cabinet (BSC), thermo scientific TSC series (freezer) thermomixer, rotor-Gene Q, centrifigue 5424 R, micropipet, dan wastafel pencuci tangan.

Sementara keandalan lainnya antara lain adalah bisa dioperasikan atau dikemudikan untuk memeriksa langsung warga yang memiliki suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celsius dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Mobil laboratorium ini juga dapat menjangkau daerah pelosok sehingga bisa menekan tingkat penyebaran Covid-19 di tiap wilayah,” tandas Komjen Polisi Bambang Sunarwinowo.

Dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini, para petugas BIN dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) berupa pakaian keamanan, masker, helm,  serta lainnya.  Dan bagi warga yang setelah diperiksa diketahui positif Covid-19 akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 atau Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Selain di Jakarta, BIN secara pro-aktif akan mengerahkan mobil berteknologi tinggi ini ke pelbagai zona merah Covid-19, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, serta Sulawesi Selatan.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119