Dianggap Kandidat Juara Liga Inggris, Mourinho: Spurs Cuma Kuda Poni

Dianggap Kandidat Juara Liga Inggris, Mourinho: Spurs Cuma Kuda Poni

Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menolak anggapan bahwa timnya jadi kandidat juara Liga Inggris 2020/2021. Pelatih asal Portugal itu merendah dengan menyebut Spurs cuma seekor kuda poni.

Hingga pekan ke-10 Liga Inggris, Tottenham Hotspur masih memuncaki klasemen dengan raihan 21 poin. Hal itu diraih usai bermain imbang 0-0 di kandang Chelsea, Minggu (29/11/2020).

Ini adalah pertama kalinya Tottenham finis di puncak Liga Inggris setelah 10 pertandingan sejak Januari 1985, sebagaimana dilansir Antara.

“Hasil imbang di sini biasanya merupakan hal yang positif. Ruang ganti saya tidak bahagia. Itu yang terbaik,” ucap Jose Mourinho dikutip dari Goal.

Baca Juga:
Sedang Berlangsung, Berikut Link Live Streaming Chelsea vs Tottenham

“Ini luar biasa. Ini adalah perubahan total dari mentalitas dan kepribadian.”

Gelandang Chelsea, Christian Pulisic (kiri) menekel gelandang Tottenham Hotspur Giovani Lo Celso (tengah) dalam laga pekan ke-10 Liga Inggris, di Stamford Bridge, London, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. [JUSTIN TALLIS / POOL / AFP]
Gelandang Chelsea, Christian Pulisic (kiri) menekel gelandang Tottenham Hotspur Giovani Lo Celso (tengah) dalam laga pekan ke-10 Liga Inggris, di Stamford Bridge, London, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. [JUSTIN TALLIS / POOL / AFP]

Spurs belum pernah memenangkan trofi sejak Piala Liga 2008, kalah di final Liga Champions 2019 dari Liverpool di bawah pelatih Mauricio Pochettino.

Meski berada di puncak klasemen, Mourinho mencoba untuk meredam pembicaraan tentang timnya menjadi kandidat juara liga Inggris musim ini.

“Kami bahkan tidak dalam perlombaan (gelar) jadi kami bukan kuda. Kami kuda poni,” katanya.

Pada Februari 2014, Mourinho pernah mengatakan hal serupa saat masih menukangi Chelsea. Musim itu, The Blues finis di posisi ketiga.

Baca Juga:
Cavani sang Supersub Bawa MU Lakoni Comeback Fenomenal di St. Mary’s

“Perburuan gelar adalah antara dua kuda (Arsenal dan Manchester City) dan seekor kuda kecil yang membutuhkan susu dan perlu belajar cara melompat,” kata Mourinho.