Gelombang Kedua Corona Menghantui Pergerakan Rupiah

Gelombang Kedua Corona Menghantui Pergerakan Rupiah


Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa ini berbalik melemah terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, sentimen negatif masuk ke pasar keuangan pagi ini karena pasar mengkhawatirkan gelombang kedua kasus Covid-19 di negara yang melonggarkan lockdown.

Sentimen negatif ini bisa mendorong pelemahan aset berisiko termasuk rupiah.

“Rupiah juga berpotensi melemah hari ini ke arah resisten Rp 15.150 dengan potensi support di Rp 14.800,” kata Aris dalam riset hariannya, Selasa (12/5/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Senin kemarin (11/5/2020) berada di level Rp 14.895 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibanding pergerakan Jumat pekan sebelumnya yang berada di level Rp 14.920 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Senin kemarin berada di level Rp 14.936 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Jumat pekan sebelumnya yang berada di level Rp 15.009 per dolar AS.