Hilangkan Pipi Tembam, Coba Pangkas Lemak Wajah dengan 5 Cara Ini

Hilangkan Pipi Tembam, Coba Pangkas Lemak Wajah dengan 5 Cara Ini

Menargetkan penurunan berat badan atau memangkas lemak pada bagian tubuh tertentu memang susah-susah gampang. Dalam hal ini, Anda tentu harus mengetahui strategi yang tepat untuk menurunkan berat badan khusunya di wajah.

Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa cara untuk menurunkan atau memangkas lemak di area wajah, antara lain:

1. Senam Wajah

Senam wajah dapat digunakan untuk memperbaiki penampilan wajah, melawan penuaan, dan meningkatkan kekuatan otot.

Baca Juga:
Mudah dan Praktis, Manfaat Air Beras Untuk Perawatan Wajah

Sebuah laporan penelitian menunjukkan bahwa senam wajah secara rutin bisa mengencangkan otot wajah dan membuat wajah tampak lebih ramping. Beberapa senam wajah yang cukup terkenal adalah menggembungkan pipi dan mendorong udara dari satu sisi pipi ke sisi lain, mengerutkan bibir secara bergantian, dan menahan senyum sembari gigi selama beberapa detik.

2. Lakukan Olahraga Kardio

Lemak berlebih di wajah sering kali dipicu juga dengan kelebihan lemak tubuh. Menurunkan berat badan dapat meningkatkan kehilangan lemak dan membantu melangsingkan tubuh dan wajah.

Latihan kardio atau aerobik menjadi salah satu jenis aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung dan efektif untuk menurunkan berat badan.

3. Minum Air Lebih Banyak Air

Baca Juga:
Cara Mudah Bikin Pipi Lebih Tirus, Coba 6 Gerakan Senam Wajah Simpel Ini

Air minum sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan  menghilangkan lemak wajah. Studi menunjukkan bahwa air dapat membuat Anda merasa kenyang dan meningkatkan penurunan berat badan.

Satu studi kecil menemukan bahwa minum air sebelum makan bisa menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

4. Kurangi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan seperti biskuit, burger, dan pasta adalah penyebab umum penambahan berat badan serta peningkatan penyimpanan lemak.

Karbohidrat ini telah banyak diproses, sehingga menghilangkan nutrisi serta seratnya yang  hanya menyisakan sedikit gula dan kalori. Satu studi pada 277 wanita menunjukkan bahwa asupan karbohidrat olahan yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko obesitas yang lebih tinggi pula.

Ilustrasi burger. (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi burger. (Pixabay/Free-Photos)

5. Pola Tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol, hormon stres yang memiliki banyak potensi efek samping, termasuk penambahan berat badan. Oleh karena itu, tidur cukup bisa membantu menurunkan dan mempertahankan berat badan tubuh.