Tantangan besar barongsai baru belum dipertandingkan pada multievent internasional

Jakarta () – Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman berpesan kepada Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (PB FOBI) untuk bisa membuktikan barongsai adalah cabang olahraga berprestasi.

Pesan ini disampaikan Marciano dalam pengukuhan dan pelantikan PB FOBI masa bakti 2020-2024 di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis.

"Ketua Umum PB FOBI Edy Kusuma beserta jajarannya harus meyakinkan masyarakat kalau barongsai adalah olahraga prestasi yang benar-benar ditunjang oleh kepengurusan dan pembinaan yang baik, serta atlet-atlet yang memiliki keunggulan dibanding yang tak kalah saing dengan cabang olahraga lainnya," ujar Marciano.

Marciano juga mengatakan PB FOBI harus bekerja keras dan mempersiapkan dengan baik karena untuk kali pertama secara resmi barongsai akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumatra.

"Barongsai sudah menjadi anggota cabang olahraga prestasi KONI Pusat. Kemudian pada PON 2016 di Jawa Barat menjadi cabang ekshibisi. Pada PON Papua 2021 memang tidak dipertandingkan. Pada PON Aceh-Sumatra Utara kini dipertandingkan. Barongsai sudah memenuhi syarat," ujar Marciano menambahkan.

Pria 67 tahun itu berharap dipertandingkannya barongsai pada PON 2024 menjadi awal menuju pentas multievent internasional. Sejauh ini, lanjut Marciano, barongsai baru bergulir di singleevent.

Baca juga: KONI Pusat sebut barongsai punya peran besar untuk sport tourism

"Tantangan besar barongsai baru belum dipertandingkan pada multievent internasional. Sehingga jika PON berhasil, itu menjadi pintu masuk untuk terus didorong menjadi salah satu cabang di multievent internasional. Tugas PB FOBI untuk duduk bersama dengan 10 negara di Asia Tenggara agar barongsai bisa dipertandingkan seperti pada SEA Games," kata Marciano.

Pada kesempatan yang sama, Edy mengatakan akan bekerja keras untuk terus memajukan prestasi olahraga barongsai.

"Sudah lebih dari satu tahun saya dipercaya untuk memimpin barongsai Indonesia, tapi karena pandemi barulah hari ini kami berkesempatan untuk dilantik sebagai pengurus. Tentu, kami berharap untuk bisa berprestasi lebih baik dari sebelumnya. FOBI memiliki tugas untuk menyukseskan barongsai di PON 2024,” kata Edy Kusuma.

Baca juga: Event Olahraga internasional diharapkan dorong pariwisata Belitung

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © 2022