Momen Haru Warga Kristen Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Corona

Momen Haru Warga Kristen Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Corona


Momen inspiratif sekaligus mengharukan ditunjukkan oleh warga Seram Ambon Maluku dengan memberi semangat seorang bidan yang terduga terinfeksi corona. Warga mendoakan keselamatan Bidan yang tengah dijemput Tim Gugus Tugas Covid-19 itu.

Dari video yang diunggah oleh akun Twitter @black__valley1 pada Jumat (15/5/2020), terlihat sejumlah warga menyemangati seorang perempuan yang sudah berada di dalam mobil Dinas Kesehatan Puskesmas Kairatu.

Di tengah jalan, para warga menyemangati wanita berjilbab merah itu.

“Jangan takut, jangan takut, Tuhan Allah bersama engkau,” seru seorang warga.

Wanita dalam mobil itu mengangguk-angguk mengerti perkataan warga.

Warga melanjutkan berdoa bersama menurut ajaran Nasrani.

“Mari segala kemuliaan hanya kami persembahakan kepada engkau Tuhan Allah yang Maha Besar. yang mengasihi kami. Engkau pencipta kami manusia, Tuhan, yang banyak kekurangan. Dan kami percaya padamu tidak pernah tinggal diam melihat keadaan kami,” seorang warga merapalkan doa dengan lantang.

Semua orang diam menunduk mendengarkan doa, termasuk wanita berjilbab dalam mobil itu.

Sementara itu kamera menyorot sudut lain situasi, seorang warga lainnya membentangkan tulisan berisi “Katong ada deng Ibu Bidan (kita bersama Ibu Bidan)”.

Doa masih berlanjut. Kali ini suara sang pendoa mulai bergetar.

“Hamba serahkan Bidan kami ke dalam tanganmu, Tuhan. Kau lindungi dia, berikan kekuatan, kesehatan dari surga.. Pulihkan sakitnya,” kata warga itu.

Tak hanya mendoakan wanita Bidan itu, warga juga mendoakan keselamatan untuk keselamatan seluruh Tanah Air.

Usai merapalkan doa, warga pun mempersilakan mobil itu membawa Bidan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Semangat Bidan, semangat!” teriak warga.

Sang Bidan menelungkupkan kedua tangan dari balik jendela mobil, mengangguk-angguk tanda berterima kasih kepada warga yang menyemangatinya.

Momen ini menjadi perhatian banyak publik sosial media. Perbedaan keyakinan antara warga Serang Bagian Barat dan Ibu Bidan yang disemangatinya membuat warganet terharu.

“Duh terharu….Terima kasih buat saudara-saudaraku di sana yang beragama non Islam, salam hangat dari saya sekeluarga yang beragama muslim di Jawa,” tulis warganet.

“Bukan soal agama tapi tentang kemanusiaan dan semangat persatuan. Beda bukan berarti menjauhi dan memusuhi tapi bagaimana saling mendoakan untuk satu tujuan,” tambah warganet lainnya.

Tak jarang warganet yang mengaku meneteskan air mata saat melihat video ini.

“Bolehkah saya meneteskan air mata.Dan terjadi….Rahayu buat semua, terimakasih saudaraku,” tulis warganet.

“Jujur, merinding aku bang… Sungguh mulia toleransinya,” tambah waganet lainnya.