Jakarta () – Perguruan pencak silat Pagar Nusa bakal turut mempertandingkan kategori usia dini pada ajang selanjutnya setelah sukses menyelenggarakan Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, 25-27 Maret.

Ketua Umum Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen, menilai saat ini banyak atlet pencak silat usia dini yang memiliki kemampuan mumpuni. Oleh karena itu, pihaknya akan turut menambah kategori pada gelaran selanjutnya.

"Pada Kejurnas kali ini kategori yang dipertandingkan adalah pra-remaja, remaja, dan dewasa. Kami akan mempersiapkan kategori usia dini, karena banyak yang sudah mahir juga," ujar pria yang akrab disapa Gus Nabil dalam acara penutupan Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa, Minggu (27/3) malam.

Dalam kesempatan ini, Gus Nabil juga mengatakan antusias peserta terus mengalami peningkatan. Pada edisi keempat yang mengusung tema 'Berdikari dan Berprestasi', sebanyak 800 peserta dari 22 kontingen yang tersebar di seluruh Indonesia mengikuti ajang tersebut.

Sebelum sesi tanding, ada juga kejuaraan yang digelar secara virtual yang berlangsung pada awal Maret. "Untuk sesi tanding kami selenggarakan selama tiga hari penuh ini dan bersyukur dari dua sesi itu diikuti total lebih dari 800 atlet dari seluruh Indonesia,” katanya.

Dia juga mengajak seluruh pimpinan cabang dan wilayah Pagar Nusa untuk terus meningkatkan kualitas atlet.

“Para pimpinan wilayah dan cabang untuk dapat terus meningkatkan atletnya, para pelatihnya, wasit dan jurinya, supaya di kejuaraan-kejuaraan mendatang kualitas atlet lebih baik lagi dan bisa mengharumkan Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama," kata Gus Nabil menambahkan.

Adapun pada Kejurnas dan Festival IV Pagar Nusa, Kontingen Jawa Timur menjadi juara umum dengan mengoleksi 38 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Sementara Jawa Tengah di urutan kedua dengan 15 emas, 16 perak, dan 14 perunggu. Lalu DKI Jakarta di urutan ketiga dengan mengantongi 7 emas, 6 perak, dan 3 perunggu.

Baca juga: Gibran berharap Kejurnas Pagar Nusa lahirkan pendekar tangguh

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © 2022