Peregangan sebelum Olahraga Itu Penting, Ini 5 Manfaatnya!

Peregangan sebelum Olahraga Itu Penting, Ini 5 Manfaatnya!

Setiap rutinitas olahraga yang sehat harus mencakup latihan peregangan, terutama karena peregangan memberikan manfaat kesehatan. Mulai dari meningkatkan kelenturan hingga mencegah cedera.

Dilansir Insider, berikut beberapa manfaat peregangan sebelum berolahraga:

1. Meningkatkan fleksibilitas

Latihan peregangan dapat meningkatkan kelenturan dan membantu sendi bergerak secara nyaman. Jika jaringan di sekitar sendi tidak fleksibel, otot akan mudah lelah dan kencang, membuat Anda rentan mengalami cedera seperti otot tegang atau ligamen robek.

Baca Juga:
Rekomendasikan Yoga Sebagai Olahraga Pilihan di Tengah Pandemi

2. Mempertahankan mobilitas

Peregangan mempertahankan rentang gerak yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, membungkuk, dan untuk kegiatan atletik.

Orang biasanya kehilangan rentang gerak seiring bertambahnya usia yang ditandai dengan postur tubuh membungkuk dan langkah semakin pendek, sehingga sangat penting untuk sering melakukan peregangan.

“Menjaga fleksibiltas dan mobilitas sendi sangat penting agar saat tua nanti bisa tetap aktif,” jelas Michael Fredericson, profesor bedah ortopedi di Universitas Stanford.

Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)
Ilustrasi gerakan peregangan. (Pexels)

3. Mencegah cedera

Baca Juga:
Studi: Olahraga Sore Lebih Baik untuk Metabolisme dan Turunkan Berat Badan

Dahulu, atlet belajar melakukan peregangan statis sebelum latihan untuk menghindari cedera. Tapi, penelitian sekarang juga menunjukkan peregangan dinamis mengendurkan jaringan dan otot lebih efektif sebelum aktivitas fisik.

Misalnya, sebuah studi kecil tahun 2019 menemukan peregangan dinamis dapat membantu mencegah cedera hamstring.

Sementara itu tinjauan pada 2007 menemukan, baik peregangan statis maupun dinamis, selama 15 menit sebelum aktivitas dapat mencegah cedera.

4. Memperbaiki postur tubuh

Latihan fleksibilitas dapat meningkatkan postur, stabilitas, dan keseimbangan.

Studi kecil pada 2016 terhadap remaja usia 15 hingga 17 tahun menemukan peregangan selama 16 minggu memperbaiki postur tubuh dengan mengurangi bahu bungkuk dan kepala ke depan.

5. Meningkatkan kualitas tidur dan meredakan kecemasan

Tidak hanya fisik, peregangan juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Studi kecil pada 2019 menunjukkan peregangan dapat meningkatkan jumlah tidur dan kecemasan setelah melakukannya tiga kali seminggu selama empat bulan.