Jakarta () – Pebalap Sepeda Slovenia Tadej Pogacar muncul sebagai salah satu favorit di Tour de France setelah ia menjuarai time trial individual sepanjang 27,2km dalam etape lima, Rabu.

Juara bertahan itu mencetak waktu terbaik 32 menit pada etape yang menempuh Change dan Laval untuk mengalahkan pebalap Swiss Stefan Kuen, juara Eropa, dengan selisih 18 detik.

Pebalap Belanda Mathieu van der Poel finis kelima dan mempertahankan kaus kuning, demikian Reuters.

"Saya tidak mengira saya bakal mempertahankan kaus ini. Ini hari yang baik, saya sangat senang," kata Van der Poel, yang berpotensi kehilangan posisinya sebagai pimpinan klasemen umum ketika etape pegunungan pada Sabtu.

Performa Pogacar menjadi pukulan telak bagi rival-rivalnya ketika juara 2018 Geraint Thomas finis satu menit 18 detik di belakang dan runner-up tahun lalu Primoz Roglic finis 44 detik berselang.

Pogacar saat ini menghuni peringkat dua secara umum, delapan detik di belakang Van der Poel sedangkan Roglic di peringkat ke-10 dengan jarak 1:40 dari kompatriotnya dan Thomas di peringkat ke-12, enam detik berselang.

Roglic dan Thomas mengalami kecelakaan parah di awal turnamen dan sekarang menghadapi jalan terjal untuk menantang Pogacar.

Pebalap Ekuador Richart Carapaz, di peringkat sembilan dengan jarak 1:36 di belakang Pogacar juga menjadi salah satu favorit.

Pebalap Prancis Julian Alaphilippe, yang berharap untuk meraih kaus kuning kembali, tampil sedang-sedang saja hari ini dan melorot ke peringkat empat 48 detik di belakang Pogacar.

Tahun lalu, Pogacar menjadi salah satu pendaki terbaik di turnamen dan finis kedua di etape terakhir ketika Roglic di time trial terakhir mengamankan titel.

Baca juga: Merlier juarai etape 3 Tour de France saat rival bertumbangan

Pogacar akan mengantisipasi serangan dari berbagai sisi karena para rival akan terdorong untuk lebih mengambil resiko.

"Tentunya kali ini saya telah berada di depan dan serangan akan datang tiap hari," kata Pogacar, yang yakin penampilan tahun lalu terulang.

"Akan sulit tapi memang begitu jalannya. Satu hari Anda sebagai penyerang dan di hari yang lain Anda yang diserang."

"Kita lihat bagaimana rasanya nanti tapi saya tahu ada sejumlah etape sulit dan bahkan jika besok di atas kertas itu mudah Anda tidak tahu apa yang bisa terjadi," kata dia. "Jadi saya akan menghadapinya dari hari ke hari."

Etape enam akan menempuh rute mendatar sepanjang 160,6km dari Tours ke Chateauroux.

Baca juga: Pogacar juarai balap sepeda Tirreno-Adriatico
Baca juga: Juara Giro d'Italia Egan Bernal pulih dari COVID-19

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © 2021