Tiga Tips Merawat Motor Injeksi, Pengguna Kuda Besi Wajib Tahu

Tiga Tips Merawat Motor Injeksi, Pengguna Kuda Besi Wajib Tahu

Walaupun terkesan lebih minim perawatan dibanding dengan karburator, namun tak berarti bahwa motor injeksi tak perlu dipelihara.

Dengan sistem yang lebih canggih, tentu aja merawat sepeda motor injeksi tentu tidak bisa dilakukan sembarangan.

Secara singkat, sistem injeksi pada sepeda motor memungkinkan tercampurnya bahan bakar dan udara sebelum dibakar di ruang mesin. Hasilnya penggunaan bahan bakar tentu bakal lebih efisien, jika dibandingkan dengan sistem karburator.

Seperti dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, merawat sepeda motor injeksi, tak sekadar mengganti oli, air radiator dan melakukan pengecekkan aki, lho.

Baca Juga:
Yamaha Gear 125, Skutik yang Tepat untuk Digeber Harian

Agar kuda besi injeksi selalu siap diajak beraksi, inilah 3 tips perawatannya.

1. Gunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi

Ilustrasi Suasana Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Ilustrasi Suasana Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina. (Suara.com/Kurniawan Mas’ud)

Dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, pembakaran dalam ruang mesin motor injeksi akan lebih optimal. Selain itu, bahan bakar oktan tinggi juga tidak meninggalkan kerak di sistem injeksi yang berpotensi menyebabkan gangguan dalam jangka waktu panjang jika tak dibersihkan.

2. Periksa Kondisi Aki

Ilustrasi Aki Motor. (All State Blog)
Ilustrasi Aki Motor. (All State Blog)

Motor injeksi sangat ketergantungan dengan kinerja aki. Pada motor injeksi, aki bekerja untuk mengaliri tenaga pada injektor agar bisa berfungsi.

Baca Juga:
Viral Perempuan Diam-Diam Rekam Cowok Ganteng di SPBU, Malah Kena Semprot

Pada sepeda motor injeksi, memeriksa kondisi aki motor selalu dalam kondisi baik, adalah kewajiban. Pastikan kondisi aki selalu fit, dan jangan ragu mengganti jika sudah mulai tekor.

3. Ganti Oli Secara Teratur

Ganti oli sepeda motor matic
Ganti oli sepeda motor 

Seperti motor pada umumnya, ganti oli secara teratur juga pantang dilewatkan. Ganti oli setiap 2 bulan atau ketika motor sudah menempuh 2.000 kilometer.

Jika mesin motor sampai kering atau kekurangan pelumas, tentu saja bisa memicu kerusakan komponen, khusususnya di area piston dan lain-lain.

Ikuti 3 tips merawat motor injeksi, agar kuda besi kesayangan selalu siap diajak beraksi.