Mimika () – Sprinter asal Jawa Barat Tyas Murtiningsih melaju ke babak final 100 meter putri cabang olahraga atletik di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua usai memecahkan rekor PON untuk nomor tersebut.

Dalam perlombaan yang berlangsung di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Rabu, Tyas berhasil mencatatkan waktu tercepat 11,67 detik saat turun di babak pertama nomor 100 meter putri.

Catatan waktu yang diraih atlet 24 tahun itu berhasil memecahkan rekor PON sebelumnya milik sprinter asal Maluku Irene Truitje Joseph dengan torehan waktu 11,73 detik yang dicetak pada 2000 silam.

Sprinter DKI Jakarta Jeany Nuraini juga berhasil lolos ke babak final setelah memperoleh catatan waktu 11,76 detik, diikuti pelari Jawa Barat Erna Nuryanti dan atlet Bengkulu Hasruni yang sama-sama mencatatkan waktu 11,77 detik.

Sprinter olimpian Alvin Tehupeiory juga lolos ke babak final dengan raihan waktu 12,06. Atlet 26 tahun asal Maluku tersebut sedang tidak dalam kondisi terbaiknya. Usai pertandingan, Alvin terlihat dipapah oleh tim pelatih sambil sesekali memegangi kaki kanannya.

Tiga slot final lainnya ditempati oleh sprinter asal Jawa Tengah Liviana Rizki dengan waktu 12,08 detik, sprinter Jawa Barat Raden Roselin Fika dengan raihan 12,09 detik, dan atlet tuan rumah Lushinta Burumi dengan catatan waktu 12.10 detik.

Babak final nomor 100 meter putri akan digelar Rabu sore pukul 16.00 WIT.

Selain nomor 100 meter putri, hari kedua penyelenggaraan cabang olahraga atletik juga akan mempertandingkan sejumlah final, di nya nomor 100 meter putra, tolak peluru putra, lontar martil putri, dan lompat jangkit putri.

Pertandingan PON XX Papua cabang olahraga atletik berlangsung mulai 5 hingga 14 Oktober 2021 di GOR Mimika Sport Complex dan Kompleks Freeport Kuala Kencana.

Terdapat 23 nomor perlombaan putra dan putri yang dipertandingkan untuk memperebutkan 46 medali emas, 46 medali perak, dan 46 medali perunggu.

Baca juga: DKI Jakarta masih nyaman memimpin klasemen medali
Baca juga: Odekta Elvina tak terbendung raih emas 5.000 meter putri

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © 2021