Update Covid-19 Global: Tingkat Kematian Malaysia Terbanyak ke-3 di ASEAN

Ancaman peningkatan kematian tengah dialami negara tetangga Malaysia. Setelah alami lonjakan kasus sejak beberapa minggu lalu, Malaysia melaporkan rekor angka kematian harian mencapai 126 dalam sehari.

Jumlah itu jadi yang terbanyak ketiga se-Asia Tenggara, setelah Indonesia (185 jiwa) dan Filipina (146 jiwa).

Sebelumnya Malaysia tidak pernah mencapai angka kematian harian mencapai 100 orang per hari.

Dilansir Channel News Asia, Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan, 123 orang yang meninggal adalah warga Malaysia sementara tiga lainnya warga asing.

Para korban tewas berusia 29 hingga 98 tahun dan banyak dari mereka memiliki riwayat medis diabetes juga tekanan darah tinggi, menurut data yang dipublikasikan di situs resmi direktur jenderal kesehatan.

Baca Juga:
Orangtua Wajib Waspada, Malaysia Konfirmasi Kasus Covid-19 Pada Balita

Jumlah kematian nasional Malaysia akibat Covid-19 sekarang mencapai 2.993 orang.

Malaysia juga alami rekor jumlah pasien di unit perawatan intensif, mrncapai 878 pasien. Dari jumlah tersebut, 441 membutuhkan bantuan pernapasan. Malaysia juga mencatat 7.703 kasus baru Covid-19, menjadikan total nasional menjadi 587.165 kasus.

Malaysia memulai penguncian nasional ketiganya pada Selasa (1/6) di tengah gelombang ketiga Covid-19. Otoritas kesehatan telah berulang kali memperingatkan bahwa sistem medis kewalahan dan tempat tidur unit perawatan intensif serta ruang di kamar mayat hampir habis.

Update Covid-19 Global

Sementara itu, infeksi Covid-19 telah terjadi pada ratusan juta orang di dunia. Meski begitu, jumlah orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 memang lebih banyak. Data pada situs worldometers.info, 98 persen kasus Covid-19 di dunia telah sembuh.

Baca Juga:
Seorang Pria Boncengkan Ular Piton 200 Kg Pakai Motor, Aksinya Langsung Viral

Jumlahnya mencapai lebih dari 155 juta kasus positif Covid-19 telah kembali negatif. Akan tetapi, angka kematian yang disebabkannya juga tidak sedikit. Meski secara persentase 2 persen, jumlahnya mencapai 3.705.827 jiwa meninggal selama 1,5 tahun pandemi terjadi.

  • «
  • 1
  • 2
  • »