Jakarta () – Pedangdut muda Anggun Pramudita kembali hadir dengan membawakan JOOX Original Dangdut terbaru yang berjudul “Tumbak Cucukan” bekerja sama dengan Milana Musik Nus.

Dengan diiringi irama kendang kempul, Anggun Pramudita menambah daftar lagu dangdut koplo berbahasa Jawa yang siap menghibur dan menemani kata hati pecinta musik dangdut.

Lagu dengan lirik hampir 100 persen berbahasa Jawa ini merupakan salah satu karya terbaik dari Andi Mbendol, musisi dangdut yang sukses dengan lagu “Jaran Goyang”. Lewat lagu “Tumbak Cucukan” ini, Andi mencoba menyuarakan kata hati warganet yang kerap menghadapi komentar negatif dari sekelilingnya.

“Dengan rangkaian lirik yang unik, alunan notasi khas koplo yang memberi semangat, serta pencampuran aransemen khas Banyuwangi Jawa Timur oleh Wandra (singer dan arranger), membuat lagu ini seakan memberi semangat dan menghibur siapapun yang sedang mengalami kegundahan,” ujar Anggun Pramudita dalam keterangannya pada Jumat.

Anggun, Milana Music Nus, dan JOOX berharap lagu terbaru Anggun ini dapat dinikmati para pecinta musik Indonesia.

Lagu dan video musik Anggun Pramudita “Tumbak Cucukan” bisa didengar dan ditonton hanya di Orkes Musik Dangdut JOOX, yaitu rangkaian program eksklusif yang menyuguhkan beragam rilisan lagu orisinal dangdut bersama musisi jagoan lokal, Dangdut Weekly Top Chart, Karaoke Musik Dangdut, serta Kompetisi Kreasi Video Pendek BUZZ dengan latar belakang lagu JOOX Original dangdut terbaru.

Pengguna JOOX juga bisa mengobrol langsung dengan Anggun dalam acara listening party “Dengerin: Anggun Pramudita” pada 28 Juli 2021 pukul 16:00 WIB melalui fitur JOOX ROOMS, ruang virtual yang memungkinkan para pengguna JOOX berkumpul dan berinteraksi langsung dengan teman ataupun idola melalui audio atau video, serta diiringi dengan musik favorit.

Baca juga: Weni Wen rilis "Tilasan" bersama Joox Original

Baca juga: NDX AKA dan DJ Nofin Asia hadirkan unsur rap dan koplo remix di JOOX

Baca juga: Perjuangan Tasya Rosmala meniti karir di musik dangdut

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021