Dipakai Koruptor! Singapura Setop Cetak Uang SGD 1000

Ilustrasi Penukaran Uang (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, – Singapura bakal berhenti mencetak uang kertas SGD 1.000. Pengumuman ini disampaikan bank sentral dan akan berlaku 1 Januari 2021.

Dikutip dari Reuters, ini terkait risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Baca:

Good Bye Trump, Welcome Biden Presiden Baru AS?

Meski begitu, Monetary Authority of Singapore mengatakan uang kertas yang sudah beredar akan tetap legal dan bank dapat terus mengedarkan uang kertas senilai SGD 1.000 yang sudah ada.

Sebelumnya Singapura juga berhenti mencetak uang SGD 10.000. Ini dilakukan 1 Oktober 2014.

Baca:

Proyek Fantastis Kereta Cepat Kuala Lumpur-Singapura Lanjut?

Pecahan ini disebut jadi pecahan favorit para koruptor. Bahkan digunakan dalam suap-menyuap.

Negara-negara dunia telah berupaya menghapus uang kertas denominasi tinggi selama bertahun-tahun. Ini karena kekhawatiran digunakan untuk aktivitas kriminal.

Eropa juga melakukan hal yang sama 2019. Kawasan itu menghapus uang 500 euro.

(sef/sef)