Euforia Obat Corona tak Kuat Lagi, Wall Street Loyo

Euforia Obat Corona tak Kuat Lagi, Wall Street Loyo

Jakarta, – Wall street ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2020). Ini merupakan antitesis, di mana April biasanya menjadi bulan terbaik untuk pasar rebound dalam beberapa dekade terakhir.

Dow Jones merosot 1,2% ke 24.345,72. Sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi merosot 0,3 persen menjadi 8.889,55.

Baca:

Angka Penganggur Melonjak, Dow Jones Dibuka Anjlok 300 Poin




S&P 500 turun 0,9% ke level 2.912,43. Meski demikian indeks ini mengalami peningkatan 12% dibanding Maret kemarin, yang jadi kinerja bulanan terbaik sejak 1987.

Ditemukannya obat yang efektif dalam menangani COVID-19 ternyata belum bisa membawa Wall Street kembali zona hijau lagi. Termasuk stimulus The Fed.

Baca:

Konsensus: Ekonomi RI Diramal Naik 4,2%, Terendah Sejak 2009

Wall Street memerah setelah Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan rilis soal meningkatnya klaim pengangguran. Dalam lima minggu pengangguran AS mencapai 30 juta orang.

Belum lagi suramnya belanja konsumen. Dampak ekonomi corona diperkirakan masih akan meluas.

“AS memiliki data ekonomi terburuk sejak Depresi Hebat,” kata manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago Paul Nolte. “Bisnis dan pendapatan mungkin tidak akan kembali.” (sef/sef)