G-20: Saat Pemimpin Dunia Bahas Corona, Trump Banyak Absennya

Donald Trump

Jakarta, – Presiden AS Donald Trump tidak berpartisipasi dalam sesi pertemuan G-20 secara virtual pada Sabtu (21/11/2020) yang membahas tentang upaya tanggapan global terhadap virus corona dan meningkatkan kesiapan pandemi, bahkan ketika kasus Covid-19 melonjak dan memecahkan rekor harian di AS.

Para pemimpin utama di antara 20 negara ekonomi terbesar di dunia menyampaikan pesan lewat video pada sesi pertemuan virtual tentang kesiapsiagaan pandemi.

Mereka di antaranya pemimpin Arab Saudi, Prancis, Jerman, Italia, dan Korea Selatan. Namun Trump tidak menyampaikan pesan untuk acara tersebut, dan tampaknya tidak ada kehadiran AS dalam sesi tersebut.

Trump hanya berpartisipasi dalam upacara pembukaan KTT G-20 secara virtual yang diselenggarakan oleh Arab Saudi dengan para pemimpin G-20 lainnya.

Baca:

Kurang Baik Apa? China Berikan Ampunan Utang Negara Ini

Trump kemudian pergi ke lapangan golfnya, Trump National Golf Club di Sterling, Virginia, tempat dia menghabiskan beberapa akhir pekan terakhir sejak kalah dalam pemilihan presiden melawan pasangan Joe Biden-Kamala Harris.

Gedung Putih, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu malam, mengatakan Trump berdiskusi dengan para pemimpin dunia tentang perlunya memulihkan pertumbuhan ekonomi dalam memerangi virus corona, dan menegaskan kembali pentingnya G-20 untuk kemakmuran di masa depan.

 International pun memuat pernyataan lengkap dari Sekretaris Pers, AS

“Presiden Donald J. Trump berpartisipasi pada hari pertama KTT Pemimpin G20 virtual pada 21 November 2020.

Presiden Trump membahas dengan para pemimpin dunia lainnya tentang perlunya bekerja sama untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja yang kuat saat kita mengatasi pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Presiden Trump menyoroti bagaimana Amerika Serikat mengerahkan setiap sumber daya yang dimilikinya untuk menanggapi krisis, serta pemulihan ekonomi AS yang belum pernah terjadi sebelumnya atas dasar pemotongan pajak dan peraturan, kemandirian energi, dan kesepakatan perdagangan yang adil.

Dia berbicara tentang tindakan agresif dan langkah-langkah keamanan yang diambil AS untuk melindungi yang rentan, merintis adanya perawatan inovatif, dan mengembangkan vaksin dan terapi dengan secepatnya agar dapat menyelamatkan jutaan nyawa. Presiden Trump juga menegaskan kembali pentingnya G20 bekerja sama untuk pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran di masa depan.”

Namun  menilai, tidak jelas apakah Trump akan berpartisipasi dalam KTT G-20 terakhirnya pada pekan ini, sebelum dia meninggalkan jabatannya.

Presiden AS ini juga tidak dijadwalkan untuk tampil lagi di G-20 pada Minggu pagi.

Lebih dari 57 juta orang telah terinfeksi dan lebih dari 1,3 juta telah meninggal karena virus di seluruh dunia selama pandemi ketika para pemimpin global berjuang untuk menghasilkan tanggapan yang terkoordinasi.

Beberapa pemimpin G-20 menyerukan distribusi yang adil dari vaksin Covid-19 dan untuk memperkuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), badan yang memimpin dalam memerangi pandemi dan mengoordinasikan cara mendistribusikan vaksin ke seluruh dunia.

Baca:

Biden Siap Masukkan Lagi AS ke Perjanjian Paris, Trump Panas?

[Gambas:Video ]

(tas/tas)