Goks! Demi Trump VS Biden, 100 Juta Warga AS Sudah Beri Suara

People watch from their vehicle as President Donald Trump, on left of video screen, and Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden speak during a Presidential Debate Watch Party at Fort Mason Center in San Francisco, Thursday, Oct. 22, 2020. The debate party was organized by Manny's, a San Francisco community meeting and learning place. (AP Photo/Jeff Chiu)

Jakarta, – Angka pemilih yang memberi suara di Pemilu Presiden AS kali ini cetak rekor. Dilansir dari USA Today, setidaknya ada 101,2 juta orang memberi suara di awal pemilihan presiden AS yang berlangsung Selasa (3/11/2020) waktu setempat.

Angka tersebut didapat dari US Elections Project, yang melacak pemungutan suara awal di negara itu. Ini mencakup 36 juta suara awal secara langsung dan lebih dari 65 juta suara yang diberikan melalui surat (mail).

Baca:

Negara-negara Asia Ini Dukung Trump Presiden Lagi, Kok Bisa?

Diprediksi angka warga yang memberi suara akan melampaui 150 juta orang secara keseluruhan. Jika benar terjadi, jumlah ini adalah terbanyak dalam sejarah AS, sejak pemilu tahun 1908.

Angka ini juga jauh meninggalkan 2016, saat Donald Trump bertarung melawan Hillary Clinton di mana jumlah pemilih awal hanya 47 juta orang. Saat ini Trump bertarung lawan Joe Biden, mantan wakil Presiden Obama saat menjabat.

Baca:

6 Fakta Penting ‘The Fight for America: Biden vs Trump’

Menurut AFP, Trump telah melancarkan serangan berulang terhadap kredibilitas pemungutan suara melalui surat. Ia sering kali mengklaim bahwa proses tersebut akan dicurangi.

Sementara itu, berdasarkan sejumlah polling, Joe Biden disebut memimpin persaingan dalam jajak pendapat nasional. Meski demikian, pengumuman pemenang masih akan ditentukan di Electoral College bukan popular vote.

(sef/sef)