Hore! Ada Firasat Rupiah Mau Menguat Nih…

Uang Edisi Khusus Kemerdekaan RI ke 75 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)tampaknya akan menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat usai penutupan perdagangan pasar kemarin dibandingkan hari ini, Kamis (18/2/2021), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs 17 Februari (15:03 WIB)

Kurs 18 Februari (07:05 WIB)

1 Pekan

Rp14.072,5

Rp 14.022,5

1 Bulan

Rp14.115

Rp 14.065

2 Bulan

Rp14.157,5

Rp 14.046,6

3 Bulan

Rp14.208,5

Rp 14.158,5

6 Bulan

Rp14.367,5

Rp 14.317,5

9 Bulan

Rp 14.510

Rp 14.460

1 Tahun

Rp 14.650

Rp 14.600

2 Tahun

Rp 15.320

Rp 15.340

 

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 17 Februari pukul 14:56 WIB:

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 14.067

3 Bulan

Rp 14.070

Baca:

Semua Mata Tertuju ke BI, Bagaimana Pasar Hari Ini?

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Baca:

BI (Kayaknya) Mau Turunkan Bunga, Rakyat Jelata Dapat Apa?

TIM RISET

(aji/aji)