Jokowi Sebut Beruntung Tak Lockdown, Tapi Covid Rekor Terus..

Suasana pemakaman di Tegal Alur, Jakarta, Selasa (5/1/2021). Penggalian lubang untuk korban meninggal Covid-19 di tempat Pemakaman Umum Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, hingga saat ini mencapai 60 lebih liang per hari. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kebijakan lockdown di sejumlah negara. Menurutnya, Indonesia cukup beruntung lantaran lockdown tidak dilakukan.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam acara pemberian Bantuan Modal Kerja (BMK) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (8/1/2021).

“Kita ini kalau saya lihat alhamdulillah masih beruntung tidak sampai lockdown. Kalau di negara lain seperti Eropa tidak 1-2 bulan, sampai 3 bulan. Bahkan tiga hari yang lalu di London, Inggris, lockdown lagi, tiga hari yang lalu di Bangkok lockdown, di Tokyo juga statusnya darurat,” demikian dikatakan Jokowi.

Pilihan Redaksi
  • Alasan BPOM Belum Terbitkan Izin Pakai Darurat Vaksin Sinovac
  • Raffi Ahmad Cs Disuntik Vaksin Covid 13 Januari, Benarkah?

“Di sini, walau aktivitas terbatas, masih berusaha. Meski dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat, Bapak-Ibu masih bisa berusaha. Tapi memang ini tidak dalam kondisi normal,” ujarnya.

Jokowi memahami para pengusaha di Indonesia sangat terdampak oleh pandemi Corona. Karena itu, pemerintah pun memberikan bantuan modal kerja agar para pengusaha bisa tetap bertahan.

“Saya tahu karena kita bertemu kondisi ini tidak sekali dua kali, 10 kali lebih, puluhan kali, baik di Jakarta, Bogor, di daerah-daerah saya selalu bertemu, keadaan sama, omzet pasti turun, keuntungan usaha pasti turun. Bener?” kata Jokowi.

“Ada yang turun setengah, ada yang lebih dari setengah. Semua sama, dan itu tidak dialami yang kecil saja. Yang menengah, yang gede, sama, yang tutup ada. Oleh sebab itu, pada kesempatan yang bak ini, kita memberikan bantuan modal kerja,” sambung dia.

HALAMAN SELANJUTNYA >> KASUS COVID REKOR BARU, NAMBAH CEBAN