Jorjoran Rencana Bujet Prabowo Belanja Alutsista: Rp 1.750 T

Prabowo. Dok IG: prabowo

Jakarta, – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) berencana membeli sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Adapun nilainya dianggarkan dalam rencana menembus angka Rp 1,7 kuadriliun, kendati dibantah oleh Kementerian Pertahanan dari sisi nilainya.

Rencana itu tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024.

Dalam rancangan perpres tersebut, disebutkan bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah orang yang merancang kebutuhan Alpalhankam Kemenhan dan TNI.

Adapun alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk membeli alutsista sebesar US$ 124.995.000.000 (US$ 124,99 miliar) atau sekitar Rp 1.750.000.000.000.000 (kuadriliun) atau Rp 1.750 triliun (kurs Rp 14.000/US$), seperti dikutip melalui aturan tersebut, Minggu (30/5/2021).

Baca:

Rafale Bidikan Prabowo & Kemampuan Lenders Belanja Pertahanan

Anggaran ini meliputi akuisisi Alpalhankam sebesar US$ 79.099.625.314, pembayaran bunga tetap selama 5 Renstra US$ 13.390.000.000, serta dana kontingensi dan pemeliharaan dan perawatan Alpalhankam US$ 32.505.274.686.

Dalam rancangan perpres ini juga disebutkan bahwa otoritas pertahanan akan meminjam uang kepada negara asing. Rencana peminjaman juga sudah tertuang dalam rancangan perpres ini.

“Renbut (perencana kebutuhan) telah teralokasi sejumlah US$ 20.747.882.720 pada Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah Khusus Tahun 2020-2024,”

“Selisih dari Renbut sejumlah US$ 104.247.117.280 yang akan dipenuhi pada Renstra Tahun 2020-2024,” tulis rancangan perpres¬†itu.

Halaman Selanjutnya, >>>>>> Apa Kata Kementerian Pertahanan?

Baca:

Heboh Muncul PT TMI, Perusahaan Misterius di Kantor Prabowo?