Josss, Rupiah Kayaknya Mau Menguat Lagi!

In this Saturday, May 2, 2020, photo, rupiah coins are seen inside a donation box for animals at Medan Zoo which is affected by the new coronavirus outbreak at a collection point n Medan, North Sumatra, Indonesia. It has been more than a month since the zoo closed for visitors as part of efforts to stop the spread of the coronavirus. With no income to buy food for the animals, the management appealed for outside help. (AP Photo/Binsar Bakkara)

Jakarta, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat jelang penutupan perdagangan pasar spot kemarin dibandingkan hari ini, Selasa (17/11/2020), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs 16November (15:06 WIB)

Kurs 17 November (07:11 WIB)

1 Pekan

Rp14.092,7

Rp 14.061,31

1 Bulan

Rp14.129,1

Rp 14.077,95

2 Bulan

Rp14.150,7

Rp 14.146,1

3 Bulan

Rp14.187,7

Rp 14.180,85

6 Bulan

Rp14.318.5

Rp 14.261

9 Bulan

Rp 14.447,1

Rp 14.403,15

1 Tahun

Rp 14.602,6

Rp 14.560

2 Tahun

Rp 15.363

Rp 15.330


Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada
16 November pukul 14:41 WIB:

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 14.145

3 Bulan

Rp 14.202

Baca:

Urgent! Ekonomi ‘Mati Suri’, Kok Bunga BI Belum Turun Juga?

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Baca:

Vaksin Siap Edar Akhir Tahun, Bursa Siap Menguat Hari Ini

TIM RISET

(aji/aji)