Jakarta () – Musisi jazz senior Idang Rasjidi menutup usia pada Sabtu (4/12) malam di RS Azra, Bogor. Idang pun meninggalkan berbagai kenangan bagi semua orang, khususnya para musisi yang pernah bekerjasama dengannya.

Idang dikenal sebagai sosok kakak dan bapak bagi para musisi jazz karena selalu berbagi ilmu kepada siapapun tanpa memandang usia.

Ketika Idang pergi, kenangan-kenangan tersebut pun diceritakan kembali oleh Indra Lesmana, Syaharani, Andien hingga Rieka Roeslan.

Bagi Indra, Idang adalah sosok kakak. Pemikiran Idang terhadap musik selalu membuatnya kagum.

"Selamat jalan kakak ku dalam jazz, mas Idang Rasjidi. Kita semua kehilangan musik mu, canda mu, pemikiran mu, sosok mu. Semoga mas Idang sekarang bisa beristirahat dengan tenang. #idangrasjdi," ujar Indra dikutip pada Minggu.

Hal senada juga disampaikan oleh Syaharani. Baginya, Idang tak pernah pelit pengetahuan khususnya kepada para juniornya.

"Terang, Sejuk, lapang perjalanannya ke Surga. Tidak lupa, terimakasih untuk semua pengetahuan yang sudah dibagikan kepada kami sebagai junior.
Selamat jalan mas Idang Rasjidi yang khas! tidak akan kami lupakan. Have a great Jam in Heaven!!!," kata Syaharani.

Sementara itu, Andien bercerita bahwa
Idang Rasjidi adalah panutan untuk banyak sekali orang, termasuk dirinya.

Idang adalah sosok yang bijaksana, suportif dan selalu memberikan masukan yang positif. Andien juga tidak pernah melupakan sifat Idang yang humoris.

"Salah satu pelajaran terbaik yang aku dapat dari beliau adalah bagaimana kita sebagai musisi harus belajar mendengar, karena kita main di panggung enggak sendirian," kata Andien.

"Oom Idang, ternyata apa yang Oom Idang sampaikan ke kami semua lebih dari sekedar pelajaran bermusik. Tapi pelajaran kehidupan. Istirahat yang tenang, Oom. Aku bangga pernah kenal dengan legenda seperti Oom semasa hidupku," lanjutnya.

Rieka Roeslan juga memiliki banyak kenangan dengan Idang Rasjidi. Dia mengatakan selalu berusaha untuk berkomunikasi meski jarang bertatap muka.

Rieka juga mengungkapkan bahwa Idang selalu memberinya dukungan untuk menjadi musisi wanita yang kuat.

"Beliau orang hebat, kakak yang hebat yang selalu mendorong aku kuat sebagai perempuan dan sebagai musisi," ujar Rieka.

"Aku akan kehilangan kakak yang baik, tanpa ketemu kami selalu telefon . Terakhir dia cerita ingin membuat film tentang tanah kelahirannya. Abang sayang beristirahatlah dengan tenang, Allah selalu menjagamu, aku selalu merindukanmu," lanjutnya.

 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © 2021