Jakarta () – Baru-baru ini musisi senior Ria Prawiro berkolaborasi dengan musisi muda Mark Pattie merilis single "Sepanjang Nafas" yang sudah rilis di sejumlah platform streaming musik.

Lewat keterangan tertulis pada Selasa, Ria mengungkapkan kisah di balik penciptaan lagu tersebut. "Proses menulis lagu buat saya sangat relatif. Biasanya kalo sudah ada bayangan nada yang menari di kepala, prosesnya jadi begitu singkat," kata Ria.

Ria meyakini, proses yang relatif singkat akan terasa lebih jujur dalam berkarya. Hasilnya adalah sejumlah hits seperti “Tetap Cinta” dan “Sepanjang Nafas”, bahkan lagu yang dinyanyikan Ria sendiri yakni “Lilin Terang”.

Denting-denting piano yang dia mainkan jadi penangkap inspirasinya.

"Inspirasi nada saya tangkap dan segera saya mainkan di atas tuts piano," kata Ria. Setelah fase itu, Ria bergegas mengadakan workshop dengan musik directornya, Gihon Lohanda.

Gihon menjelaskan seluruh proses kreatif penciptaan lagu berlangsung secara spontan.

"Spontanitas Mbak Ria seru banget. Tugas saya terus mencari tahu in detail, karyanya yang kali ini mau mengarah ke mana," kata Gihon.

Sementara itu, kolaborator Ria yakni Mark Pattie (24) mengaku beruntung bisa mengekspresikan lagu “Sepanjang Nafas” dengan dengan bimbingan Gihon. "Praise The Lord hasil akhirnya setelah edar nanti juga sesukses single Mama Iya (Ria Prawiro) sebelumnya," kata Mark, putra musisi 80an Buce Pattie ini.

Ria sendiri mengatakan tak ada yang spesifik mengenai lagu yang bercerita tentang patah hati itu. "Lagu dan musik itu korelasinya tentang hati yang tersentuh atau enggak pas denger lagu kita. Jika ada makna yang berarti, lagu dengan tema lirik apapun akan singgah di hati," ujar Ria.

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021