Jakarta () – Penyanyi asal Selandia Baru, Lorde, mengakui dirinya tidak lagi terhubung atau menggunakan media sosial.

Pemenang penghargaan "Grammy Awards" itu merasa senang dan telah mengambil keputusan yang tepat karena telah menjauh dari dunia maya.

"Saya merasa otak saya tidak bekerja dengan sangat baik lagi. Itu sangat sulit, bisa dibilang hal tersulit yang pernah saya lakukan di hidup saya. Tapi inilah hidup saya saat ini," kata Lorde yang mengisahkan sulitnya terlepas dari media sosial yang kini menjadi candu secara global seperti dikutip dari Hollywood Reporter, Rabu.

Media sosial yang kini tak lagi digunakan oleh Lorde di nya seperti instagram, facebook, dan bahkan hingga ke platform menonton video YouTube.

Meski merasa sulit, kini ia merasa lebih maksimal menjalani hidupnya.

Akun-akun media sosialnya pun nampak masih ada, namun memang minim konten. Sebagai contoh di akun instagramnya @lorde.

Hanya ada tiga unggahan terkait lagu barunya yang terbit baru-baru ini yaitu "Solar Power", dan tidak ada konten yang berisi curhatan pribadi.

Akun instagramnya pun masih diikuti banyak akun penggemar hingga mencapai 7,6 juta pengikut.

Tak lagi terhubung ke media sosial, tidak berarti membuat Lorde lantas melupakan fungsi gawainya.

Salah satu aplikasi yang masih terpasang adalah aplikasi memasak yang kini menjadi hobinya di tengah pandemi COVID-19.

Dari aplikasi memasak itu pun, ia merasa masih memiliki komunitas dan terhubung dengan manusia lainnya lewat dunia maya.

"Ini menjadi sumber komunitas untukku. Kamu bisa mendapatkan banyak kisah menarik dan unik dari aplikasi memasak. Beberapa orang bahkan bercerita 'Oh saya membuat sesuatu untuk suami saya yang bekerja untuk ini', dan kita yang melihatnya seperti 'Wah setiap saat memjadi menarik'. Kamu akan sangat terpana pada setiap detil kecil," katanya.

Baca juga: Lorde umumkan perilisan album "Solar Power"

Baca juga: Lorde kembali bermusik setelah vakum

Baca juga: Penggemar Lorde tuntut aktivis terkait pembatalan konser di Israel

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021