Jakarta () – Fajar Endra Taruna Mangkudisastro atau Mr. Jarwo yang dikenal juga sebagai Jarwo Naif meluncurkan proyek solonya lewat lagu tunggal dan album bertajuk "Anti Rebahan", dengan khas dengan sentuhan gitar retro manisnya.

Berbeda dari proyek solo perdananya pada 2009, "1st Journey" yang hanya menyuguhkan gitar instrumental, kali ini Mr. Jarwo juga berperan sebagai vokalis atau bernyanyi pada lagu-lagu ciptanya.

Mr.Jarwo juga memainkan seluruh instrumen musik yang ada di dalamya termasuk program dan aransemen.

"Akan ada delapan lagu di album solo 'Anti Rebahan' ini," ujar Mr. Jarwo dalam keterangan resminya pada Senin.

Lagu tunggal pertama "Anti Rebahan", memiliki irama ceria yang menyuguhkan lirik pemberi semangat dalam menjalani rutinitas sehari-hari apa adanya, menjalani hari lebih lagi dan meyakinkan diri untuk menggapai mimpi.

Album "Anti Rebahan" sendiri berisikan delapan lagu yaitu "Anti Rebahan", "Pertalian Jiwa", "Bebas", "Dia Dimana Dia Disana", "Nada Hujan", "Morning Light", "Rama Dan Shinta", serta "Penari Pagi".

Proses pengerjaan album "Anti Rebahan" ini dilakukan kurang lebih dua bulan di Studio Bermain milik Mr. Jarwo dan pengerjaan rekaman serta mixing juga dilakukan sendiri olehnya. Sedangkan untuk proses mastering dikerjakan oleh Stephan Santoso (Slingshot Studios).

Untuk pengerjaan video klip lagu "Anti Rebahan", Mr. Jarwo membuat konsep unik yang dilakukan dengan tehnik reverse slomo sebagai bentuk kilas balik dari masa lalu di mana kita tidak akan bisa seperti sekarang ini, tanpa melalui kejadian dari masa sebelumnya dan mensyukuri hari ini.

"Album 'Anti Rebahan' ini dibuat untuk penggemar Naif di manapun berada sebagai pengobat rindu akan karya yang baru. Single 'Anti Rebahan' adalah bentuk penyemangat hidup untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki", kata Mr. Jarwo.

Baca juga: David Bayu pastikan band NAIF bubar

Baca juga: FNF Project Pepeng eks NAIF rilis video klip "Jangan Ganggu"

Baca juga: Keluar dari NAIF, Pepeng fokus bermusik di FNF Project

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021