Pertama Dipatenkan China, Ini Vaksin Corona CanSino!

INFOGRAFIS, Kandidat Vaksin yang akan Masuk RI

Jakarta, – China menyusul Rusia. Kali ini negara itu mengaku telah memiliki vaksin yang sudah dipantenkan.

Diklaim pertama di dunia, paten diberikan ke vaksin buatan perusahaan CanSino Biologics, Ad5-nCOV. Ini dipublikasikan China melalui surat kabar milik negara People’s Daily.

Paten sudah diberikan sejak 11 Agustus 2020. Namun vaksin masih diuji fase III di sejumlah negara termasuk Arab Saudi.

Baca:

Pertama di Dunia, China Patenkan Vaksin Covid-19

Lalu apa sebenarnya vaksin ini?

Vaksin ini awalnya dibuat CanSino dengan Beijing Institute of Biotechnology. Penggunaan sebelumnya ditujukkan ke militer negeri Panda.

Namun Juni lalu, China mempublikasikan pengembangan vaksin. Dalam uji klinis tahap awal vaksin ini telah berhasil memicu antibodi penawar pada puluhan pasien.

Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal kesehatan The Lancet. Vaksin ini diujikan ke 108 orang dengan usia 18-60 tahun dengan dosis rendah, sedang, dan tinggi, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 36 orang.

Kandidat uji coba vaksin diinduksi dengan antibodi yang mengikat pada sebagian besar pasien corona yang telah terjangkit 28 hari. Dalam uji coba vaksin ini, pasien yang mendapat dosis vaksin rendah dan menengah menunjukkan adanya antibodi penawar dibandingkan yang dosis tinggi.

Vaksin Ad5-nCoV disebut merupakan pengembangan vaksin yang paling maju karena sudah masuk uji klinis fase 2 dari tiga tahun lalu. Meski begitu, uji coba fase 2 untuk corona dilaksanakan April 2020 dengan melibatkan 500 orang.

CanSino sendiri sebelumnya pernah membuat vaksin virus yang disetujui untuk Ebola yakini Ad5-EBOV dan 16 kandidat vaksin. Uji coba CanSino juga melibatkan perusahaan lain seperti Moderna Inc, BioNTech SE dan Inovio Pharmaceuticals Inc.

Baca:

RI Belum Merdeka dari ‘Hantu’ CAD, IHSG Bisa Menguat 6 Hari?

[Gambas:Video ]

(sef/sef)