PM Singapura Beri Pengumuman Penting Hari Ini, Lockdown?

PM Lee Hsien Loong dan istri Ho Ching, 11 Sept  2015. (AP / NG HAN GUAN

Jakarta, РPerdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan memberikan pengumuman tentang tentang situasi Covid-19 di negara pulau hari ini, Senin (31/5/2021) pukul 16.00 waktu setempat. Pidato Lee nantinya dapat disaksikan langsung melalui halaman Facebook-nya.

Pengumuman tersebut muncul melalui postingan Facebook Lee pada Minggu (30/5/2021). Dalam postingan itu Lee juga mengatakan jumlah kasus komunitas baru stabil selama dua minggu terakhir.

Baca:

Fakta-fakta Covid Malaysia Jelang Pemberlakuan Lockdown Total

“Langkah-langkah kami yang diperketat untuk menjaga keamanan warga Singapura berhasil,” kata Lee, berterima kasih kepada masyarakat karena tetap tinggal di rumah dan mematuhi pedoman.

“Saya bermaksud untuk berbagi dengan Anda bagaimana kami berencana untuk mengendalikan Covid-19, sambil secara progresif membuka diri lagi,” ujarnya.

“Solusinya: Pengujian, pelacakan kontak, dan vaksinasi, semua lebih cepat, dan lebih banyak lagi. Juga: Seperti apa normal baru itu?”

Baca:

Panas! Filipina Protes (Lagi) Aksi Ilegal Kapal China di LCS

Pada Jumat lalu, Menteri Keuangan Lawrence Wong mengatakan bahwa tidak perlu “pengetatan postur lebih lanjut”. Karena tindakan Covid-19 yang lebih ketat kini sudah “berdampak dalam mengendalikan penyebaran virus”.

Wong, yang juga ketua bersama satuan tugas multi-kementerian Covid-19, mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan pembaruan rinci pada konferensi pers satuan tugas berikutnya. Rencananya hal itu juga dilakukan Senin ini.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Singapura mengumumkan 25 kasus Covid-19 baru pada Minggu sore. Ini menjadikan jumlah total infeksi menjadi 62.028.

Di antara kasus baru, 19 adalah infeksi komunitas. Sebanyak 13 di antaranya terkait dengan kasus sebelumnya dan enam tidak terkait.

Dari Worldometers, Singapura memiliki 561 kasus aktif. Sebanyak tiga di antaranya adalah kasus serius.

Sebelumnya Singapura sudah memperketat pembatasan pada pertemuan dan kegiatan sosial sejak dua minggu lalu. Langkah ini diambil guna meminimalkan penularan setelah beberapa kelompok infeksi muncul.

Tindakan tambahan di bawah Fase 2 (Peringatan Tinggi) mulai berlaku pada 16 Mei dan akan berlangsung hingga 13 Juni. Dalam fase ini, jumlah kelompok yang diperbolehkan berkumpul maksimal dua orang.

Sementara makan di gerai makanan dan minuman tidak diperbolehkan. Orang juga harus bekerja dari rumah secara selama periode ini.

[Gambas:Video ]

(sef/sef)