Ponsel Kamu Dihujani Iklan Mengganggu? Delete Aplikasi Ini!

Infografis: 1 Miliaran HP Android Terancam Malware, Ini Cara Menangkalnya

Jakarta, – Perusahaan antivirus Avast menemukan 21 aplikasi mengandung virus berbahaya adware. Jika salah satu dari aplikasi itu terpasang (install) di ponsel segeralah delete agar tak digempur iklan mengganggu.

21 aplikasi ini ditemukan tersedia untuk diunduh (download) dalam toko aplikasi Google atau Google Play Store. Setelah terpasang maka ponsel akan mulai dibombardir dengan iklan yang mengganggu bahkan iklan tersebut muncul di luar aplikasi, seperti dikutip dari Phone Arena, Senin (26/10/2020).

Baca:

Bakal Kena Biaya, WhatsApp Tidak 100% Gratis

Berikut daftar aplikasi populer yang mengandung adware yang harus dihapus dari ponsel kamu:

  • Shoot Them
  • Crush Car
  • Rolling Scroll
  • Helicopter Attack – New
  • Assassin Legend – 2020 New
  • Helicopter Shoot
  • Rugby Pass
  • Flying Skateboard
  • Iron it
  • Shooting Run
  • Plant Monster
  • Find Hidden
  • Find 5 Differences – 2020 New
  • Rotate Shape
  • Jump Jump
  • Find the Differences – Puzzle Game
  • Sway Man
  • Desert Against
  • Money Destroyer
  • Cream Trip – New
  • Props Rescue

Tips Agar Aman dari Adware

Sejatinya tidak pernah ada ponsel android yang 100% aman malware, spyware hingga adware. Jadi kamu tak boleh hanya mengandalkan Google untuk melindung ponselmu dari virus jahat itu.

Google masih belum maksimal mencegah masuknya aplikasi berbahaya ke Play Store. Contoh, 15 aplikasi dalam daftar di atas masih bisa ditemukan di Play Store dan baru di-delete setelah adanya laporan.

Baca:

Huawei Rilis Petal Maps, Buang Google Maps dari Ponselnya

Meski sudah di-delete di Play Store, ancaman bombardir iklan masih menghantui ponsel kamu sebelum aplikasi itu kamu delete dari ponselmu.

Untuk mencegah itu kamu sangat disarankan untuk membaca ulasan pengguna sebelum memasang sebuah aplikasi di ponsel jangan terpaku pada rating. Aplikasi apapun yang memiliki rating atau peringkat bintang 5 maupun bintang 1 mungkin sama berbahayanya.

Baca:

Kuota Belajar Kemendibud Cair Hari Ini, Untuk Apa Saja?

[Gambas:Video ]

(roy/sef)