Ramai Raksasa Teknologi AS Suntik Dana ke Startup Unicorn RI

infografis Mengenal Istilah dan 4 startup unicorn RI

Jakarta, – Startup unicorn Indonesia (bervaluasi di atas US$1 miliar) sedang jadi incaran raksasa teknologi AS. Buktinya, startup besar ini mendapat suntikan dana segar meski pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan.

Terbaru adalah Google yang menyuntikkan sejumlah dana di e-Commerce Tokopedia. Tak disebutkan besaran suntikan dananya tapi Nikkei Asian Review melaporkan Google akan menguasai 1,6% saham.

Pilihan Redaksi
  • Sisi Positif Pandemi: Ekonomi Digital ASEAN Tembus Rp 1.470 T
  • LinkAja Diguyur Dana Rp 1,4 T, Salah Satu Investornya Grab
  • Jokowi Sebut ASEAN Harus Jadi Raksasa Ekonomi Digital Dunia

“Kami sangat senang menyambut Temasek dan Google sebagai pemegang saham Tokopedia. Kami merasa terhormat atas kepercayaan dan dukungan mereka kepada Tokopedia dan Indonesia,” tulisnya melalui akun Instagram pribadinya seperti dikutip Senin (16/11/2020).

Raksasa teknologi AS lain yang suntik startup unicorn Indonesia adalah Microsoft. Perusahaan ini menyuntikkan sejumlah dana ke Bukalapak. Bloomberg News melaporkan besaran dananya US$200 juta.

Besaran dana ini tak dikonfirmasi oleh Microsoft. Tapi “Microsoft akan melakukan investasi strategis di Bukalapak,” ujar Microsoft Indonesia dalam keterangan resmi, awal bulan ini.

Pada pertengahan Juni lalu Gojek mengumumkan telah mendapatkan suntikan dana dari Facebook dan PayPal dengan angka yang tak disebutkan. Keduanya menyuntikkan dana ke Gojek bersama dengan Google dan Tencent.

Bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent, mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara, dengan fokus pada layanan pembayaran dan keuangan.

Informasi saja, menurut perhitungan CB Insights, saat ini Gojek memiliki valuasi US$10 miliar, Tokopedia US$7 miliar dan Bukalapak US$2,5 miliar.