Jakarta () – Grup band The Rain menghadirkan lagu tunggal terbaru berjudul "Salam Dari Ibumu" untuk menyambut 20 tahun berkarya.

Band yang beranggotakan Indra Prasta (vokal utama, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal) dan Aang Anggoro (drum, vokal) ini mengatakan bahwa lagu tersebut merupakan sebuah pembuka untuk merayakan dua dekade The Rain.

"Pemanasan sambil bersiap menyambut 20 tahun The Rain di bulan Desember nanti," ujar Indra melalui keterangan resminya pada Rabu.

Lagu "Salam dari Ibumu" bercerita tentang jatuh cinta pada sahabat sendiri. Ketika sudah bersahabat cukup lama dan saling mengetahui rahasia satu sama lain, ternyata ada perasaan yang muncul.

Akan tetapi, cinta hanya berjalan searah. Gayung tak bersambut, digambarkan secara harfiah lewat barisan liriknya.

"Saya membayangkan sebuah kondisi zona teman yang rumit dan sudah sulit untuk diubah. Sudah dekat dengan keluarganya, sudah dianggap seperti anak sendiri oleh ibunya, tapi tetap saja hanya dianggap sebagai sahabat olehnya. Serumit itu," ujar Indra.

Musiknya dikemas dalam balutan aransemen yang terdengar berbeda dibanding lagu-lagu The Rain yang pernah dirilis selama ini. Ada nuansa ambient yang menyelimuti dengan hangat di sepanjang lagu.

"Menyenangkan sekali mencoba hal-hal baru tanpa menghilangkan karakter The Rain. Album baru ini akan sangat beragam warnanya," kata Aang.

Sejak pertengahan 2021, The Rain memutuskan untuk kembali fokus melanjutkan penggarapan album ketujuh yang tertunda cukup lama. Album studio terakhir yang The Rain rilis adalah "Jabat Erat" pada tahun 2016.

Iwan mengatakan awalnya The Rain berencana untuk membuat album The Best of The Rain untuk merayakan hari jadi yang ke-20. Akan tetapi selama sesi latihan, ternyata mereka banyak membuat karya baru.

"Jadi kami memutuskan untuk merayakan momen dua dekade The Rain dengan merilis barisan lagu baru lewat album ini. Lagu baru, babak baru, semangat baru," kata Iwan.

Baca juga: The Rain kembali lewat "Aku Siap!"

Baca juga: The Rain rilis paket lima album khusus untuk penggemar

Baca juga: Duara hadirkan "Hilang" sebagai lagu Bahasa Indonesia pertamanya

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2021