Sikat! Rupiah Kayaknya Mau Menguat

Jakarta, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat usai penutupan perdagangan pasar spot kemarin dibandingkan hari ini, Jumat (16/4/2021), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs15 April (15:01 WIB)

Kurs 16 April (07:13 WIB)

1 Pekan

Rp14.624

Rp 14.­560,5

1 Bulan

Rp14.665

Rp 14.615

2 Bulan

Rp14.726

Rp 14.679,5

3 Bulan

Rp14.778

Rp 14.733,5

6 Bulan

Rp14.952

Rp 14.910

9 Bulan

Rp 15.107

Rp 15.097,7

1 Tahun

Rp 15.309

Rp 15.255

2 Tahun

Rp 16.066,6

Rp 16.066,6

 

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 15 April pukul 14:50 WIB:

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 14.650

3 Bulan

Rp 14.690

Baca:

Ekonomi China Katanya Meroket 19%, IHSG To The Moon?

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Baca:

BI & The Fed Beri Warning Soal Bitcoin, Apa Bahayanya?

TIM RISET

(aji/aji)