Tiga Pesan Menyentuh Jokowi ke Warga Indonesia Hadapi Corona

Tiga Pesan Menyentuh Jokowi ke Warga Indonesia Hadapi Corona

Jakarta, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag). Tak lupa Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Di awal acara tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi meminta kepada Tuhan agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

Masing-masing perwakilan Agama di Indonesia pun hadir seperti Prof KH Quraish Shihab yang mewakili Islam. Sedangkan Pendeta Roni Manda untuk Kristen hingga Ignatius Kardinal Suharyo yang mewakili Katolik.




Sementara dari Hindu adalah Ida Pedanda Made Gede dan Sri Pannavaro Mahathera untuk perwakilan Budha. Sementara Budi Tanuwibowo mewakili Kong Huchu.

Ada doa khusus yang dipanjatkan sang Presiden. Sebelumnya, Jokowi mengajak masyarakat Indonesia tetap tenang dalam menghadapi ujian pandemi Corona. Jokowi menegaskan ketenangan menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan suatu penyakit.

Jokowi. Foto: Youtobe Sekretariat PresidenFoto: Jokowi. Foto: Youtobe Sekretariat Presiden
Jokowi.

Jokowi pun memberikan tiga pesan yang cukup menyentuh.

“Marilah kita hadapi cobaan ini dengan tenang dan sabar.”

“Kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat.”

“Dan kesabaran adalah titik tolak kesembuhan,” kata Jokowi seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (14/5/2020).

Jokowi juga mengajak masyarakat bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dia berdoa agar setiap anak bangsa selalu diberi kelapangan hati dalam menerima cobaan COVID-19 ini.

Menurut Kepala Negara, dalam menghadapi pandemi ini, tidak boleh ada sikap pesimistis. Semua pihak wajib berikhtiar dan berusaha sekuat tenaga melindungi diri, saudara, dan negara dari penularan virus corona. Sehingga semua bisa terjaga keselamatan jiwa dan raga.

“Untuk bisa selamat, kita harus disiplin berdisiplin dalam menjaga kesehatan, tingkatkan imunitas, disiplin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak yang aman, disiplin memakai masker, disiplin tidak mudik, disiplin bekerja d rumah, disiplin sekolah di rumah dan disiplin beribadah di rumah,” ujar Jokowi.

Baca:

Istana Sebut Negara Dalam Situasi Sulit, Makanya BPJS Naik!

(dru)