Waspada, Hawa Pelemahan Rupiah Mulai Terasa!

Warga melintas di depan toko penukaran uang di Kawasan Blok M, Jakarta, Jumat (20/7). di tempat penukaran uang ini dollar ditransaksikan di Rp 14.550. Rupiah melemah 0,31% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF beberapa saat usai penutupan perdagangan pasar sebelum libur Tahun Baru Imlek dibandingkan hari ini, Senin (15/2/2021), mengutip data Refinitiv:

Periode

Kurs 11 Februari (15:02 WIB)

Kurs 15 Februari (07:10 WIB)

1 Pekan

Rp13.959,6

Rp 13.992,55

1 Bulan

Rp13.994,7

Rp 13.986

2 Bulan

Rp14.033,9

Rp 14.031

3 Bulan

Rp14.081,6

Rp 14.083

6 Bulan

Rp14.215,8

Rp 14.241

9 Bulan

Rp 14.361,6

Rp 14.391,05

1 Tahun

Rp 14.511,6

Rp 14.532,8

2 Tahun

Rp 15.231

Rp 15.231

 

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 11 Februari pukul 14:34 WIB:

Periode

Kurs

1 Bulan

Rp 13.999

3 Bulan

Rp 14.000

Baca:

Neraca Dagang RI Diramal Surplus, Bagaimana Pasar Hari Ini?

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

Baca:

DBS Prediksi Rupiah di Atas Rp 14.000, Batal Menguat Dong?

TIM RISET

(aji/aji)