Waspadai Banjir Lahar dari Erupsi, Begini Kondisi Merapi

A farmer walks on his field as Mount Merapi is seen in the background in Sleman, Indonesia, Thursday, Nov. 5, 2020. Indonesian authorities raised the danger level for the volatile Mount Merapi volcano on the densely populated island of Java on Thursday and ordered a halt to tourism and mining activities. (AP Photo/Slamet Riyadi)

Jakarta, – Status aktivitas Gunung Api Merapi, Yogayakarta dan Jawa Tengah, telah ditingkatkan ke Level III atau ‘Siaga’ sejak 5 November 2020 pukul 12:00 WIB dari sebelumnya berstatus ‘Waspada’ atau Level II.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun memberikan peringatan terhadap kemungkinan terjadinya banjir lahar di tengah ancaman erupsi Gunungapi Merapi ini.

“Lahar hujan menjadi yang diperhitungkan tahun ini. Dapat info dari BMKG kita masuk ke la nina, artinya musim hujan 40% lebih banyak dibanding sebelumnya. Desember, Januari, Februari, dipertimbangkan banjir lahar,” ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan saat konferensi pers secara virtual, Jumat (13/11/2020).

Lalu, bagaimana kondisi terakhir dari Gunung Api Merapi ini?

Berdasarkan Laporan Kebencanaan Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Jumat (13/11/2020), Gunung Api tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 14.5-29.5°C.

Baca:

Gunung Merapi Berpotensi Meletus, Pemerintah Siap?

Melalui rekaman seismograf pada 12 November 2020 tercatat:
47 kali gempa Guguran
48 kali gempa Hembusan
2 kali gempa Low Frequency
240 kali gempa Hybrid/Fase Banyak
40 kali gempa Vulkanik Dangkal
1 kali gempa tektonik Jauh

Untuk itu, Badan Geologi memberikan rekomendasi antara lain penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.

Lalu, pelaku wisata juga diimbau agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung.

“Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat,” ungkap laporan tersebut.

Baca:

Gunung Merapi Akan Meletus, BNPB: Waspadai Banjir Lahar

[Gambas:Video ]

(wia)