Ada Kerumunan saat Jemput Rizieq Shihab, Satgas Covid-19: Jangan Egois

Massa membawa bendera bergambar wajah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta, Selasa, 10 November 2020. Rizieq Shihab beserta keluarga kembali ke tanah air setelah berada di Arab Saudi selama 3,5 tahun. Saat tiba di petamburan HRS disambut oleh massa dengan diiringi lantunan sholawat. TEMPO / Hilman Fathurrahma W

, Jakarta – Juru bicara Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyesalkan adanya kerumunan massa saat penjemputan pemimpin besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pada Selasa, 10 November 2020.

Wiku mengingatkan potensi penularan dan peningkatan kasus Covid-19 yang besar. “Jadi kami berharap kejadian kemarin adalah kejadian yang terakhir karena hal ini berimplikasi pada potensi penularan dan peningkatan kasus yang sangat besar,” kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 12 November 2020.

Wiku mengingatkan agar semua masyarakat peduli akan protokol kesehatan. “Jangan egois. Kita harus ingat bahwa jika berkerumun dapat membawa malapetaka di masa pandemi ini,” kata Wiku.

Rizieq disambut massa yang berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Massa tampak berkerumun dan tidak menjaga jarak saat menyambut Rizieq. 

Satgas meminta masyarakat aktif memeriksakan diri. “Oleh karena itu, kami meminta untuk masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk memastikan status kesehatannya,” ujar Wiku Adisasmito.