Anies Baswedan: Pandemi Covid-19 di Ibu Kota Belum Terkendali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti rapat paripurna penandatanganan MoU KUPA-PPAS 2020 di Gedung DPRD DKI, 2 November 2020. Tempo/Imam Hamdi

, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tidak ada lagi zona merah, namun pandemi Covid-19 di ibu kota belum terkendali.”Belum (terkendali),” ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, 6 November 2020.

Anies mengatakan Pemprov DKI tidak fokus pada zona warna untuk menentukan penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah, karena warga di Jakarta setiap harinya melakukan mobilitas ke wilayah yang berbeda-beda.

Baca Juga: Pengangguran Meningkat, Anies Baswedan: Kita Belum Tuntas Kendalikan Penularan

“Jadi tidak fokus ke warna karena di Jakarta mobilitas penduduknya lintas wilayah. Pagi tinggal di Jakarta Timur, siangnya bekerja di Jakarta Barat, malamnya berkegiatan di Jakarta Pusat,” katanya.

“Jadi warna itu relevan kalau Anda berada di wilayah yang pagi, siang, sore, malam ada di satu wilayah yang sama,” kata Anies.

Menurut dia, Jakarta tidak bisa dilihat per masing-masing wilayah, namun Jabodetabek juga masuk dalam pemantauan Pemprov DKI Jakarta. “Kita harus lihatnya angka Jakarta keseluruhan, bahkan Jabodetabek secara keseluruhan,” kata Anies.

Dari situs Covid19.go.id, di DKI Jakarta kini tidak lagi ada zona merah. Zona merah adalah wilayah dengan tingkat risiko tinggi terpapar Covid-19. Adapun zona oranye berarti memiliki tingkat risiko penularan sedang.

12
Selanjutnya