Cina Sindir Cara Amerika Tangani Virus Corona Pakai Animasi Lego

Kapal rumah sakit Angkatan Laut USNS Comfort melintas di dekat patung Liberty saat memasuki New York Harbor di New York City, AS, 30 Maret 2020. Pemerintah Amerika Serikat tidak hanya mempersiapkan USNS Comfort tetapi juga kepal rumah sakit Angkatan Laut USNS Mercy. REUTERS/Mike Segar

, Jakarta – Cina merilis animasi pendek berjudul “Once Upon a Virus” yang mengolok-olok tanggapan AS terhadap virus corona menggunakan tokoh-tokoh yang dibentuk dari Lego.

Amerika Serikat dan Cina saling perang kata tekait asal-usul penyakit virus corona yang pertama kali muncul di kota Wuhan di Cina akhir tahun lalu.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia yakin virus corona mungkin berasal dari laboratorium virologi Cina, tetapi menolak untuk menjelaskan bukti.

Menurut Reuters, 4 Mei 2020, dalam animasi lego yang diunggah online oleh kantor berita resmi Cina Xinhua, dimulai dengan tirai merah terbuka memperlihatkan panggung yang menampilkan tokoh-tokoh seperti Lego dalam bentuk seorang prajurit terakota mengenakan masker wajah dan patung Liberty.

“Kami menemukan virus baru,” kata prajurit itu.

“Terus?” jawab Patung Liberty. “Ini hanya flu.”

Ketika prajurit mengeluarkan peringatan tentang virus, patung Liberty menjawab dengan acuh tak acuh dengan konferensi pers Trump di mana ia meremehkan ancaman virus corona.

“Apakah kamu mendengarkan dirimu sendiri?” Tanya prajurit itu ketika patung Liberty mulai memerah karena demam dan terhubung ke infus.

“Kami selalu benar, meskipun kami bertentangan dengan diri kami sendiri,” jawab patung Liberty.

“Itulah yang saya sukai pada Anda orang Amerika, konsistensi Anda,” kata prajurit terakota.

Sejak rilis 29 April di saluran YouTube resmi Xinhua, “New China TV”, video tersebut telah ditonton lebih dari 960.000 kali dan di-retweet oleh beberapa diplomat Cina.

Baik YouTube dan Twitter diblokir di Cina, meskipun diplomat Cina telah semakin banyak menggunakan platform media sosial global untuk menyiarkan pesan mereka.

Amerika Serikat menuduh Cina menyesatkan dunia tentang keparahan wabah itu, dan ada seruan yang semakin meningkat untuk penyelidikan internasional tentang asal-usul virus tersebut.

Reaksi media sosial terhadap video itu beragam. Pengguna Twitter “masood mortazavi” setuju dengan pesan video itu, mengatakan “kebodohan AS tidak membuat kagum orang lagi.”

Tetapi ada beberapa komentar datang dengan tagar “ChinaLiedPeopleDied” atau menunjukkan Presiden Cina Xi Jinping dalam berbagai visual yang mengaitkannya dengan virus. Sementara yang lain membenci Partai Komunis Cina (PKC).

“Propaganda yang cerdas. Di mana bagian mana PKC menutupinya dan secara terbuka mempermalukan seorang dokter pahlawan yang kemudian meninggal?” kata pengguna Twitter bernama “AC”.

Bersamaan dengan klip vide Xinhua yang berbahasa Inggris, New China TV sebelumnya mengunggah video publisitas seperti salah satu anak dari berbagai etnis yang menyanyikan pujian Belt and Road Initiative China.

Pihak Lego sendiri mengatakan tidak terlibat dalam animasi sindiran yang dibuat Cina terhadap respons virus corona Amerika Serikat.