Hotel di Washington DC Sudah Penuh Untuk Hari Pelantikan Joe Biden

Penampakan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. Reuters

Jakarta – Politikus Partai Demokrat, Joe Biden, dinyatakan memenangi pemilihan umum Amerika Serikat (Pemilu AS) setelah hasil hitung cepat sejumlah lembaga menunjukkan ia mengantongi mayoritas suara elektoral. Bila tak ada rintangan, Biden dan wakilnya, Kamala Harris, akan dilantik pada Rabu, 20 Januari 2021.

Pada bulan itu, cuaca di AS biasanya sangat dingin. Apalagi pandemi virus corona saat ini masih berlangsung dan jumlah kasusnya terus melonjak. Meski demikian, kondisi tersebut tak menyurutkan niat warga AS untuk menghadiri pelantikan Joe Biden. Hal ini dibuktikan dengan penuhnya pemesanan hotel di Washington DC.

Seperti dikutip CNN, Jumat, 13 November 2020, sejumlah hotel ternama di Washington DC, seperti St. Regis, Ritz Carlton, dan Hyatt telah mencapai kapasitas kamar untuk 20 Januari. Selain hotel mewah, setiap kamar di Holiday Inn di DC juga terjual habis.

Salah satu warga AS yang sudah memesan kamar untuk hari pelantikan Biden adalah Shelby Durkin dan teman-temannya. Ketika Joe Biden diproyeksikan memenangi Pemilu AS, Durkin menemukan penginapan di Airbnb dengan harga US$ 63 atau sekitar Rp 895 ribu.

“Tapi kami tidak langsung memesan. Beberapa jam kemudian, harganya menjadi US$ 1.400 (sekitar Rp 19,8 juta). Sebagian besar hotel telah terjual habis di kisaran US$ 700 sampai US$ 1.500,” ujar Durkin.

Terlepas dari tingginya biaya penginapan tersebut, Durkin dan teman-temannya bertekad menghadiri pelantikan Biden. “Melihat Kamala Harris dilantik sebagai wakil presiden wanita pertama adalah sesuatu yang tak bisa dilewatkan,” kata dia.

Kamala Harris akan dilantik sebagai wakil presiden wanita pertama AS. Momen bersejarah itu juga tak ingin dilewatkan Tatjana Wacenske dan keluarganya. “Putriku akan melihat seseorang yang mirip dengannya mengambil langkah monumental, tidak hanya untuk wanita kulit hitam tetapi semua wanita,” kata Wacenske.

Meski laku keras, sejumlah penginapan tetap membatasi ketersediaan kamar dalam rangka melindungi pelanggan dari Covid-19. Hal ini pun berdampak pada langkanya jumlah kamar dan membuat tarifnya semakin mahal.

Direktur Pemasaran Hotel Riggs, Jennifer Sorlie, mengatakan masih menunggu kejelasan tentang agenda pelantikan sebelum menetapkan tarif kamar. Hotel yang berada di pusat kota DC itu tetap menerima pemesanan untuk 20 Januari dengan membatasi untuk 2-3 malam, serta tidak dapat mengembalikan biaya pembatalan.

CNN

Sumber:

https://edition.cnn.com/travel/article/biden-inauguration-dc-hotels-covid/index.html