Jair Bolsonaro Sebut Hubungan Brasil-Amerika Meningkat saat Trump Memimpin

Presiden AS Donald Trump mengadakan jamuan makan malam dengan Presiden Brasil Jair Bolsonaro di resor Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, AS, 7 Maret 2020. Berita Donald Trump positif Covid-19 menambah panjang daftar kepala negara yang terinfeksi setelah meremehkan virus tersebut. REUTERS/Tom Brenner

, Jakarta – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, mengatakan perkembangan hubungan negaranya dan Amerika Serikat selama satu setengah tahun terakhir menjadi sangat baik.

Bolsonaro mengumumkan tiga kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk memastikan praktek bisnis yang bagus dan menyetop korupsi.

Dia mengatakan paket kesepakatan ini akan memotong hambatan perizinan dan meningkatkan perdagangan serta investasi.

“Dalam satu setengah tahun terakhir, bersama Presiden Donald Trump, kami telah meningkatkan hubungan AS dan Brasil ke momen terbaik,” kata Bolsonaro seperti dilansir Reuters pada Selasa, 20 Oktober 2020.

Bolsonaro mengatakan hubungan kedua negara membuka lembaran baru antara dua perekonomian dan demokrasi terbesar di kawasan benua Amerika.

Kedua negara menandatangani protokol terkait tiga kesepakatan pada Senin malam. Ini menjadi landasan dari pembicaraan lebih lanjut antara kedua negara untuk meningkatkan perdagangan.

Kedua negara juga akan menentukan sejumlah sektor penting yang akan dikembangkan serta mengurangi hambatan perdagangan.

Sebelumnya, Menlu Mike Pompeo telah meminta Brasil mengurangi impor dari Cina untuk barang-barang sangat penting atau critical items.

Soal ini, juru bicara kemenlu Cina, Zhao Lijian, mengatakan sejumlah politikus AS mencoba menciptakan perselisihan saat ditanya soal komentarnya dari Pompeo.

Menurut Zhao, yang menggelar jumpa pers di Beijing, kerja sama antara Cina dan Brasil kokoh dan mendapat dukungan luas dari banyak pihak di kedua negara.

Sumber

https://www.reuters.com/article/us-usa-brazil/u-s-and-brazil-must-reduce-dependence-on-china-imports-pompeo-idUSKBN2741PH