Ketua PBNU Said Aqil Siradj Disebut Positif Covid-19

Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan dan juga Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj memberikan sambutan pada acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di Gedung GBI Salemba, Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2020. Acara yang beragendakan pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan tersebut diikut oleh 14 ormas Islam, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (Matakin), Pengurus Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), dan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj disebut positif Covid-19. Kabar tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pribadi Said Aqil, Sofwan Erce, melalui akun Youtube Kang Said Official pada Ahad, 29 November 2020.

“Pada Sabtu 28 November pukul 19.30, hasil PCR Swab dari Al Mukarom Prof Dr KH Said Aqil Siroj menunjukkan hasil positif,” kata Sofwan.

Ia meminta kepada warga Nahdliyin agar mendoakan Said Aqil, khususnya untuk kesembuhannya. Menurut Sofwan, saat ini Said Aqil berada dalam kondisi yang baik dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta.

Sofwan menambahkan Said Aqil berpesan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Said juga menilai bahwa terinfeksi atau positif Covid-19 bukan aib ataupun hal buruk.

“Virus tersebut bisa mengenai siapa saja, dari latar belakang apa saja. Oleh karena itu, ia mengajak untuk menjaga pesannya, yakni dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lupa cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak,” tutur Sofwan.