Lalu Lintas Lancar, Jasa Marga Hentikan Contraflow Tol Jakarta – Cikampek

Sejumlah pengendara melintas di jalur

Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengatakan jalan tol Jakarta – Cikampek menuju arah Jakarta terpantau lancar. Sehingga, penerapan contraflow di ruas tersebut pun dihentikan.

“Sejak pukul 22.20 WIB, contraflow di kilometer 61 sampai dengan kilometer 47 dihentikan,” ujar General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan tertulis, Senin, 17 Agustus 2020.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area. “Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Widyatmiko.

Sebelumnya, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik menuju Jakarta dalam rangka libur panjang hari Kemerdekaan Republik Indonesia terjadi hari ini, Senin, 17 Agustus 2020. Prediksi untuk jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta pada hari ini adalah sebanyak 187.196 kendaraan, naik 15,7 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) normal.

Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan angka tersebut merupakan angka kumulatif lalu lintas yang keluar Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Timur).

“Kami memprediksi dari seluruh gerbang tol tersebut, distribusi lalu lintas mayoritas dari arah Timur mencapai 53 persen. Sementara itu untuk dari arah Barat sebesar 24 persen dan dari arah Selatan sebesar 23 persen,” ujar dia..

Selain itu, Bima juga menjelaskan bahwa perseroan melihat adanya dua puncak arus mudik yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2020 untuk libur panjang HUT RI Ke-75 dan yang masih diprediksi terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2020 untuk libur panjang Tahun Baru Islam 1442 H. Selain hari ini, Jasa Marga pun memprediksi adanya gelombang kedua arus balik yang jatuh pada Ahad, 23 Agustus 2020 mendatang.

“Dapat dilihat, prediksi kami untuk hari ini hanya 37,5 persen dari total realisasi mudik pada tanggal 14-16 Agustus 2020 yang mencapai sekitar 498 ribu kendaraan,” ujar Bima. “Potensi kendaraan untuk keluar Jakarta pun masih sangat tinggi karena lusa masih diprediksi akan terjadi lonjakan untuk gelombang kedua arus mudik.”

Bima menegaskan pentingnya pengguna jalan untuk menghindari waktu yang bersamaan untuk kembali ke Jakarta untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di hari yang diprediksi menjadi dua puncak arus balik tersebut. 

CAESAR AKBAR