Lewis Hamilton: Tak Ada Jaminan Saya Masih Membalap di Formula 1 Musim Depan

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton merayakan kemenangannya di atas podium Formula 1 atau F1 GP Emilia Romagna di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Imola, Italia, Ahad, 1 November 2020. Hamilton kian dekat dengan titel juara F1 musim 2020 usai memenangi seri Emilia Romagna. Reuters/Miguel Medina

, Jakarta – Juara dunia enam kali Lewis Hamilton mengatakan bahwa tidak ada jaminan dirinya bakal berada di Formula 1 musim depan.

Kepala tim Mercedes Toto Wolff melihat kemungkinan itu namun kepada awak media secara terpisah mengatakan bahwa ia berharap pembalap Britania itu tetap bersama Mercedes yang baru saja di Imola mengunci gelar konstruktor untuk ketujuh kalinya secara beruntun.

“Saya bahkan tidak tahu apakah saya masih di sini tahun depan,” kata Hamilton setelah menjuarai Grand Prix Emilia Romagna, Ahad, 1 November, dan menambah rekor kemenangan ke-93 sepanjang kariernya.

Pernyataan itu dikeluarkan Hamilton menanggapi pertanyaan terkait masa depan Wolff di tim pabrikan Jerman tersebut, demikian Reuters pada Minggu.

Wolff, yang merupakan salah satu pemegang saham di tim Mercedes, sempat menyinggung rencana dirinya menyiapkan suksesi kepemimpinan.

Sedangkan Hamilton, 35 tahun, akan habis masa kontraknya akhir tahun ini dan belum mendapat kesepakatan baru, meski ia menantikan hal itu.

“Saya merasa baik dan masih sangat kuat… tetapi kalian menyebut tentang Toto dan tenggat serta ada banyak hal yang tetap di pikiran saya,” kata Hamilton.

“Saya ingin di sini tahun depan tapi tidak ada jaminan untuk itu, tentunya. Banyak hal yang membuat saya semangat di kehidupan setelah balapan, jadi waktu akan menjawabnya.”

Hamilton sedang berada di jalur merebut titel ketujuhnya musim ini, dengan Valtteri Bottas menjadi satu-satunya rival utama di klasemen pembalap.

Diwawancara secara terpisah, Wolff melihat Hamilton tidak akan meninggalkan Formula 1 dalam waktu dekat.

“Saya harap itu tidak akan terjadi. Saya rasa kita akan mendapati bursa pebalap yang dahsyat jika itu terjadi,” kata Wolff.

Nico Rosberg, mantan rekan satu tim Hamilton, mengejutkan Mercedes ketika ia mengumumkan pensiun beberapa hari setelah meraih titel pada 2016.

“Saya rasa tidak ada hal yang aman,” kata Wolff. “Seperti Niki Lauda pada tahun 70-an, dia bisa saja bangun pagi pada Jumat atau Sabtu pagi di trek dan bilang saya tidak lagi menikmatinya.

“Saya rasa itu bisa terjadi kepada siapa saja tapi kami ingin melanjutkan perjalanan ini. Lewis dan saya dan semua tim, kami belum selesai.”