Moeldoko: Pemerintah Dukung Pembangunan Kilang Tanjung Api-Api

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa pemerintah mendorong percepatan pembangunan kilang pengolahan minyak mentah baru di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan. Nota kesepahaman pembangunan Kilang Tanjung Api-Api telah ditandatangani.

“Kedua belah pihak (Dex Indonesia dan Kilang Pertamina Internasional/KPI) harus melakukan langkah-langkah progesif agar pembangunan kilang ini dapat segera terlaksana” ujar Moeldoko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020.

Menurut dia, KSP mendukung setiap upaya yang dilakukan berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan kilang pada kawasan ini.

Sementara itu, Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta berharap kilang minyak ini dapat segera beroperasi. “Target komersialisasi kilang ini harapannya tak sampai tahun 2024 sudah dapat berproduksi,” kata Febry.

Pembangunan kilang ini membutuhkan waktu 28 bulan. Selain itu penandatanganan nota kesepahaman ini dianggap menunjukkan komitmen kuat pemerintah mendukung percepatan pembangunan kilang minyak untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Penandatanganan MoU proyek kilang minyak di Tanjung Api-Api dilakukan antara Dex Indonesia dengan Kilang Pertamina Internasional (KPI) di Jakarta pada Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, CEO Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang menjelaskan proyek pembangunan kilang minyak di wilayah Sumatera Selatan ini sangat sangat penting.

“Proyek ini sangat strategis di dalam konsep besar pengembangan Pertamina, sebagai salah satu prioritas,” katanya.

Dia juga menambahkan bahwa perizinan kilang itu dapat segera selesai sehingga kilang minyak ini nantinya dapat menyuplai dan mencukupi kebutuhan BBM untuk lima provinsi di Sumatera bagian Selatan.

Sedangkan perwakilan Dex Indonesia yakni ETS Putera sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah terkait pembangunan kilang di Tanjung Api-Api.

“Kami berkomitmen secara serius membantu program pemerintah dalam bidang ketahanan energi nasional. Adapun status proyek saat ini, kami sudah mendapatkan izin usaha dari Kementerian ESDM melalui BKPM untuk mendirikan kilang minyak di KEK Tanjung Api-api,” kata Putera.

ANTARA

Baca juga:  Ada Warga Tak Percaya Data Covid-19, Moeldoko: Lihat Realitanya