Proyek 6 Tol Dalam Kota Berlanjut, PUPR Klaim Hubungan dengan Anies Baik

Pekerja tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota ruas Kelapa Gading-Pulo Gebang dikawasan Kelapa Gading, Jakarta, Kamis 15 Oktober 2020. Pembangunan jalan tol tahap 1 dengan nilai investasi sebesar Rp20,7 triliun memiliki total panjang 31,1 km yang terdiri dari Seksi A yaitu Kelapa Gading - Pulo Gebang sepanjang 9,3 km, Seksi B (ruas Semanan-Grogol) sepanjang 9,5 km dan Seksi C (ruas Grogol-Kelapa Gading) sepanjang 12,4 km. Tempo/Tony Hartawan

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan proyek 6 ruas tol dalam kota Jakarta yang sempat ditentang Gubernur DKI Anies Baswedan tetap berlanjut. Direktur Jenderal Bina Marga PUPR Hedy Rahadian mengklaim hubungan mereka dengan Anies dalam pembangunan proyek saat ini tidak mengalami hambatan.

“Kami bekerja prinsipnya profesional, jadi hubungan baik-baik saja. Masalah dikoordinasikan,” kata Hedy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2020.

Tol ini digarap PT Jakarta Tollroad Development (JTD) dan dikerjakan oleh sejumlah kontraktor.

Keenam tol ini sekarang dalam status konstruksi atau pengadaan tanah. Dari 6 tol ini, yang akan kelar lebih dulu adalah ruas Tol Semanan-Sunter dan Tol Sunter-Pulo Gebang.

Tol ini akan membelah ibu kota dari barat ke timur. Mulai dari Semanan di Kalideres ke Grogol, Jakarta Barat. Kamudian dari Grogol menjalar ke Sunter, Jakarta Utara.

Dari Sunter lalu ke Pulo Gebang, Jakarta Timur. Keseluruhan ruas, kata Hedy, mencapai 31 km. “Kami harapkan tahun depan sudah bisa kami selesaikan,” kata dia.

12
Selanjutnya