Rizieq Shihab Kritik Polisi Jaga Rumah Nikita Mirzani

Suasana rumah Nikita Mirzani di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan terlihat sepi dan tertutup pada Sabtu siang, 14 November 2020. TEMPO/M Julnis Firmansya

Jakarta – Pemimpin FPI (Front Pembela Islam) Rizieq Shihab menanggapi Nikita Mirzani yang menyebut dia sebagai tukang obat di media sosial.

“Saya tidak marah, cuma ada umat yang marah mau kepung rumahnya,” kata Rizieq dalam pidatonya dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad yang kantor DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam, 14 November 2020.

Dia lantas mempertanyakan langkah polisi yang menjaga rumah artis film Comic 8 itu. Menurut Rizieq, semestinya polisi menangkap, bukan menjaganya.

“Kacau, kacau,” ujarnya.

Kawasan rumah artis Nikita Mirzani dijaga ketat oleh aparat Kepolisian sektor Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Satu truk polisi lengkap dengan 10 anggota Polsek Pesanggrahan berjaga di kompleks perumahan Perdana, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Mereka diterjunkan ke rumah Nikita Mirzani untuk melakukan penjagaan setelah Maheer At-Thuwailibi mengancam menggeruduk artis itu karena dianggap telah menghina para habib dan Rizieq Shihab.

Sebuah mobil truk polisi juga disiagakan di depan gang. Beberapa sepeda motor polisi juga parkir berjajar di mulut jalan masuk kompleks.

Afrizal, tetangga sekaligus warga Kompleks Perdana, mengatakan penjagaan semacam itu baru pertama kali terjadi di sana. Ia mengatakan kompleks tersebut biasanya hanya dijaga oleh satpam saja.

“Di sini mah sepi. Baru ramai karena omongan soal habib-habib itu,” kata dia.

IMAM HAMDI | ZULNIS FIRMANSYAH