Terpopuler Bisnis: Luhut, Ahok, dan Diskon Tarif Listrik PLN 50 Persen

, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Rabu, 10 Maret 2021, dimulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan Indonesia menekan laju impor hingga soal diskon tarif listrik 50 persen.

Adapula berita tentang Ahok menanggapi pernyataan Luhut dan berita soal pemberian vaksin bagi kelompok lanjut usia atau lansia dan pegawai publik di Sentra Vaksin Covid-19.

Berikut berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang kemarin:

1. Luhut ke Mendag Lutfi: Lu Jangan Mau Impor-impor, Tanya Gue Dulu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan Indonesia menekan laju impor untuk barang-barang modal guna meningkatkan produksi dalam negeri. Luhut mengaku telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait kebijakan impor, seperti Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

“Saya bilang: ‘Fi (Lutfi) lu jangan mau impor-impor, itu tanya gue dulu. Apa yang bisa dibikin sendiri, kita bikin. Suruh BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi),” ujar Luhut dalam rapat kerja nasional BPPT, Selasa, 9 Maret 2021.

Ia mengatakan pandemi Covid-19 mendorong negara untuk melakukan reformasi terhadap banyak hal, termasuk di bidang riset dan pengembangan teknologi. Akibat meluasnya wabah, Indonesia belajar untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Lebih jauh, ia mencontohkan sulitnya posisi Indonesia saat bergantung pada barang-barang impor. India, misalnya, yang menerapkan kebijakan lockdown atau pembatasan total, akhirnya kelimpungan karena tidak bisa mengimpor obat penurun demam Paracetamol.

Untungnya dalam waktu enam bulan, Indonesia melalui PT Pertamina (Persero) berhasil mengembangkan petrochemical di Cilacap. Kilang minyak itu memproduksi Paracetamol untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan dalam negeri.

Baca berita selengkapnya di sini.

1234
Selanjutnya