Terpopuler Bisnis: Proyek Bandara Kediri, Kericuhan di Bendungan Bener

, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Minggu, 25 April 2021 dimulai dengan pengerjaan proyek bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang telah mencapai 51 persen. Rencananya di awal 2023, bandara melayani penerbangan komersial.

Kemudian berita tanggapan Kementerian PUPR atas kericuhan di Bendungan Bener Purworejo, Jawa Tengah. Kericuhan terjadi saat acara sosialisasi pembebasan quarry (lokasi yang bakal ditambang untuk kebutuhan bahan material proyek seperti tanah timbunan dan batu).

Yang juga menjadi favorit pembaca adalah Sandiaga yang menyatakan kebijakan larangan mudik diakui sangat penting untuk mencegah pergerakan masyarakat yang masif di masa pandemi. Ia menyatakan kementeriannya mendukung penuh keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik pada 6-17 Mei 2021. Berikut ringkasan dari ketiga berita tersebut:

1. Pengerjaan Proyek Bandara Kediri PT Gudang Garam Capai 51 Persen

Pengerjaan tanah untuk pembangunan Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kini mencapai 51 persen dan direncanakan awal 2023 sudah mulai beroperasi untuk penerbangan komersial. “Untuk pengerjaan tanah 51 persen, sesuai dengan target, sudah tercapai. Seharusnya dengan target itu di awal 2023 terpenuhi,” kata Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDI) Maksin Arisandi di Kediri, Sabtu 24 April 2021.

Ia juga menambahkan, dalam pengerjaan proyek tersebut juga melibatkan langsung warga sekitar. Ada lebih dari 50 persen warga di daerah yang terdampak langsung proyek pembangunan bandara dilibatkan dalam pekerjaan tersebut. Empat desa itu adalan Desa Jatirejo di Kecamatan Banyakan, Grogol di Kecamatan Grogol, Bulusari dan Tarokan di Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

“Jadi, untuk pekerjaan ini lebih dari 50 persen dilibatkan. Jadi, terdampak langsung ada empat desa, yakni Desa Jatirejo, Grogol, Bulusari, dan Tarokan. Keseluruhan diserap (tenaga kerja) lebih dari 50 persen,” kata Maksin.

Pihaknya juga menambahkan dalam pengerjaan proyek tersebut memang fokus pada pemberdayaan masyarakat sekitar. Setelah proyek selesai, dengan mengedepankan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan, mereka juga akan dilibatkan. Bagi yang tidak memenuhi kualifikasi pun juga akan dilibatkan.

Baca berita selengkapnya di sini.

123
Selanjutnya