Wijaya Karya: Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung 58 Persen

 Foto yang diabadikan pada 3 September 2020 ini menunjukkan lokasi pekerjaan pemasangan gelagar kotak (box girder) jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Pemasangan gelagar sedang berlangsung di ketiga balok yard di sepanjang jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung dalam tiga hari terakhir, demikian menurut pernyataan yang dirilis oleh KCIC, yang merupakan kontraktor penggarap KCJB, pada Kamis (3/9). (Xinhua/Zulkarnain)

, Jakarta – Pandemi Covid-19 sempat mengganggu proses pembangunan proyek kereta cepat Jakarta—Bandung. Namun, kini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. meyakini bisa memenuhi target penyelesaian akhir 2022.

Mahendra Vijaya Corporate Secretary Wijaya Karya menjelaskan bahwa progres pembangunan proyek kereta cepat saat ini terus menunjukkan perkembangan yang positif. 

“Sampai Oktober 2020, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah mencatatkan progres sebesar 58 persen lebih dengan target penyelesaian pada 2022,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa 3 November 2020.

Menurutnya, saat ini aktivitas produksi dan pekerjaan konstruksi di lapangan bisa kembali berjalan lancar dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19.

Setiap pekerja selalu menjalankan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan disiplin.

Sebelumnya proyek kereta cepat Jakarta—Bandung sempat mengalami masalah yang sama, akibat kondisi pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

“Akibat dampak Covid-19, proses pengerjaan terkendala dari sisi mobilitas pekerja dan material. Namun, sekarang sudah lancar dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin,” ujarnya.

Baca: Bangun LRT Hingga Kereta Cepat, Kemenhub Siapkan Rp 11 Triliun