Wisata Wellness Diprediksi akan Tren Usai Pandemi, Kesehatan Mental Jadi Utama

Haeundae Beach, salah satu pantai yang populer di kota Busan. Selain jadi tujuan bisnis dan MICE, Busan juga menjadi kota wisata leisure. Foto: @the.rhodes.we.travel

, Jakarta – Selama pandemi Covid-19 banyak orang yang merasa jenuh dan butuh menenangkan fisik dan mental untuk mengembalikan kondisi tubuh. Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta memperkenalkan wisata medis dan wellness Korea Selatan yang cocok untuk masyarakat Indonesia.

KTO yakin wisata wellness akan menjadi tren wisata selanjutnya usai pandemi Covid-19 karena wisatawan diprediksi akan mulai mencari keseimbangan antara kepuasan dan kesehatan fisik maupun mental ketika berwisata.

“Kita melihat sebenarnya bukan hanya di Korea saja tapi di seluruh dunia sekarang itu tren wisatawan itu berubah pilihannya karena masyarakat gampang stres. Ketika berwisata mereka bukan hanya mencaro kepuasan untuk fisik aja tapi kesehatan mental juga dipikirkan,” kata Media dan PR dari KTO, Irma Maulida dalam acara #AkudanKorea yang digelar di kawasan Jakarta Pusat pada Senin, 7 Desember 2020.

KTO juga sudah melaksanakan berbagai kegiatan baik online maupun offline untuk mulai memperkenalkan wisata wellness Korea sejak November lalu, seperti Korea Wellness dan Medical Challenge dan seminar di beberapa kota besar di Indonesia (Surabaya dan Semarang).

“Keunggulannya untuk di Korea ada 4 kategori, spa dan kecantikan, wisata alam, pengobatan tradisional, serta healing dan meditasi. Korea mengkombinasikan teknologi dengan tradisional misalnya di spa kecantikan pakai lulur ginseng tapi pakai mesin yang bisa membuat gingseng lebih terserap ke kulit lebih cepat,” kata Irma.

KTO Jakarta hadir sebagai perwakilan negara Korea Selatan untuk mempromosikan pariwisata Korea Selatan kepada masyarakat Indonesia melalui beragam kegiatan. Selama 3 tahun terakhir, KTO Jakarta menggunakan brand #AkudanKorea sebagai payung untuk berbagai kegiatan promosi dan kampanye di Indonesia. #AkudanKorea merupakan ajakan untuk tidak hanya berwisata, tetapi juga merasakan dan menjelajahi Korea yang sesungguhnya sesuai dengan pilihan dan gaya masing-masing.

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Park Tae-Sung mengatakan Korean Wave telah menjadi fenomena budaya di Indonesia. Banyak orang Indonesia yang menyukai K-Pop, K-Drama, dan K-Food. Ini juga terjadi pada orang-orang Korea yang tertarik dengan budaya Indonesia seperti, batik, nasi goreng, dan lainnya. “Harapan saya adalah agar warga kedua negara dapat mengunjungi pulau indah satu sama lain, Jeju dan Bali segera ketika pandemi Covid-19 segera berakhir,” katanya.

KTO juga memperkenalkan maskot terbarunya, Kingdom Friends yang rilis September lalu. Kingdom Friends terdiri dari dari tiga karakter, yaitu Hojong, Mugo, dan Kawoo. Hojong adalah seekor harimau dan mewakili raja dari dinasti Joseon yang datang ke Korea modern dan kemudian terkenal. Mugo dan Kawoo, beruang dan murai, adalah penjaga dan pendamping Hojong. Kehadiran Kingdom Friends ini diharapkan dapat semakin menambah pesona dan daya tarik Korea di mata wisatawan dunia, terutama wisatawan Indonesia.

MARVELA